
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
HMI Pangkalpinang Minta Kapal Hisap Dihentikan
PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggelar unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Babel meminta kalangan anggota dewan berjuang menghentikan beroperasinya kapal isap timah dan perusahaan perkebunan kelapa sawit.
"Kapal isap dan perusahaan perkebunan kelapa sawit telah banyak merugikan dan menyengsarakan masyarakat dan kami yakin masyarakat tanpa kapal isap pasti bisa hidup," ujar Ketua Umum HMI Babel, Darjiono di Pangkalpinang, Kamis 22 Desember 2011. Ia mengatakan, tidak ingin menerima alasan apapun dari anggota dewan untuk tidak berupaya bisa membebaskan Pulau Bangka dari kapal isap seperti di Pulau Belitung yang tanpa kapal isap timah masyarakatnya tetap hidup. "Masyarakat Belitung masih bisa tertawa, bisa makan dan bisa hidup tenang tanpa ada kapal isap di daerah tersebut," ujarnya. Menurut dia, HMI Babel akan mengadakan kontrak politik dengan para Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Babel yang akan berlaga memperebutkan kursi kekuasaan Pebruari tahun depan. Ia mengatakan, siapa saja bisa menjadi pemimpin akan tetapi tidak ada satupun pemimpin yang mau berjuang untuk rakyat. Jika Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru tidak mau datang untuk menandatangani kontrak politik tersebut berarti pemimpin tersebut bukan berjuang untuk rakyat tetapi berjuang untuk memperkaya diri sendiri. Dia menilai, selama tiga kali pemimpin sebelumnya tidak ada yang memihak rakyat dan selalu saja hanya memperkaya diri sendiri dan keluarganya di atas kemiskinan dan kesengsaraan rakyat. "Pemimpin selalu mengaku benar dan mengatakan masyarakat salah, pemimpin terlalu pintar akan tetapi kepintarannya digunakan untuk membodohi masyarakat," ujarnya. Ia mengatakan, lebih memilih tidak memiliki pemimpin dari pada ada pemimpin yang zalim, karena itu bila tidak mau dikatakan zalim harus mengehentikan kapal isap dan perusahaan perkebunan kelapa sawit sekarang dan nanti. HMI menginginkan pada 2012 menjadi tahun yang bersejarah untuk menghentikan perkebunan kelapa sawit dan kapal isap di Babel dan seandainya pemimpin tidak mau berarti pemimpin tersebut yang berada di dalam kasus tersebut. Sementara itu, Amir anggota HMI Babel mengatakan, sangat kecewa dengan tanggapan anggota dewan yang tidak akan pernah menghentikan kapal isap dan perkebunan sawit. Ini merupakan suatu bukti dan untuk kedepannya dia tidak akan bermain lagi di DPRD provinsi, mungkin akan menuju ke jenjang yang lebih tinggi seperti deklarasi mahasiswa dan mengundang seluruh organisasi masyarakat di Babel untuk dirapatkan bersama. Aksi unjuk rasa HMI Babel sempat bersetegang dengan aparat keamanan Satpol PP karena hendak menurunkan Bendera Merah Putih di Gedung DPRD sebagai penghormatan terhadap aksi-aksi masyarakat yang telah menjadi korban. Kemudian seorang korlap lapangan dari anggota HMI Babel mengalami tindak kekerasan dari oknum kepolisian yaitu berupa pemukulan pada dahi sebelah kiri, namun tidak sampai memancing kerusuhan.(antara)
BERITA TERKAIT:
|