
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
DPRD Sumut Akan Perjuangkan BDB di Siantar - Simalungun
Jansen
Ketua Tim Reses 9 DPRD Sumut, Irwansyah DamanikPEMATANGSIANTAR (EKSPOSnews) : DPRD Sumatera Utara khususnya dari Daerah
Pemilihan (Dapem) 9 Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, akan
memperjuangkan Bantuan Daerah Bawahan (BDB) di kedua daerah itu.
Dalam kaitannya, Tim Reses 9 melakukan sejumlah kunjungan untuk menyerap berbagai aspirasi dari masyarakat, Pemko Pematangsiantar, dan Pemkab Simalungun. Reses ini dilaksanakan mulai tanggal 9 - 12 November 2011. Hal ini disampaikan Ketua Tim Reses 9, Irwansyah Damanik, Kamis 10 November 2011, usai melakukan pertemuan dengan Pemkab Simalungun, saat menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat khususnya di daerah tersebut. Politisi dari PAN ini mengatakan, reses ini diikuti anggota DPRD Sumut Dapem 9 yakni, Jhon Hugo Silalahi, Janter Sirait, Japorman Saragih, Rinawati Sianturi, Andi Arba, Ajib Syah, dan Megalia Agustina. "Kita sudah buat pertemuan dengan Pemkab Simalungun, menyampaikan hasil pertemuan dengan masyarakat. Ini bertujuan membangun sinergitas dengan pihak pemkab," ujarnya. Wakil Ketua Balegda DPRD Sumut ini menyampaikan beberapa hal, seperti kondisi jalan yang rusak, masalah pertanian, kesehatan, dan pendidikan. Khusus mengenai pertanian, menurutnya Kabupaten Simalungun dikenal sebagai daerah swasembada beras, dimana lahan dialihfungsikan pada tanaman sawit dan cokelat. Sehingga diharapkan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Simalungun membangun sinergitas dengan Pemprovsu. "Kita akan perjuangkan anggaran BDB untuk Siantar - Simalungun. Penjaringan aspirasi ini bertujuan agar dapat diperjuangkan di APBD Sumut," ucapnya. Pihaknya juga berharap agar perkebunan nasional dan swasta di wilayah Kabupaten Simalungun agar dana Corporate Social Responsibility (CSR) tak dikelola sendiri. Irwansyah mengatakan, pihaknya akan memanggil pimpinan perusahaan setelah reses selesai. "Sehingga dialokasikan dana CSR (tanggung jawab sosial perusahaan) agar di 2012 dialokasikan untuk perbaikan jalan," sebut Sekretaris Fraksi PAN ini. Untuk Pemko Pematangsiantar, pihaknya berharap agar Jalan Lingkar Luar (Outer Ring Road) harus diperjuangkan, sehingga membuka peluang dalam pengembangan kota. Termasuk efektivitas Terminal Tanjung Pinggir, yang telah menelan biaya cukup besar. Menurutnya, harus ada prioritas utama dari Pemko Pematangsiantar. Irwansyah menambahkan, dalam hasil paripurna di DPRD Sumut telah direkomendasikan pembayaran insentif guru - guru honor, sebesar Rp 60 ribu perbulan. Dimana sudah diparipurnakan, agar dana itudikirim ke rekening guru - guru mulai tahun 2012. Pihaknya juga menyarankan agar Pemko Pematangsiantar dan Pemkab Simalungun membuat program menyekolahkan dokter - dokter spesialis di kedua daerah itu dibiaya dari APBD. Namun dengan catatan ada perjanjian (MoU) harus tinggal dan mengabdi di Siantar - Simalungun, setelah nantinya tamat belajar. (js)
BERITA TERKAIT:
|