Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Plt Gubsu Lupa Diri
    MEDAN (EKSPOSnews): Koalisi sembilan partai politik mengingatkan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho untuk tidak lupa diri, serta melupakan komunikasi politik dengan pihak-pihak yang mengusungnya.

    "Plt Gubernur Sumut harus 'eling' (ingat)," kata Ketua Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) Sumut M Nasib Rusdiono kepada wartawan di Medan, Senin 7 November 2011.

    Menurut catatan, sembilan parpol yang mendukung pasangan Syamsul Arifin-Gatot Pujo Nugroho merasa kecewa karena merasa ditinggalkan dan tidak diajak berkomunikasi ketika Gatot Pujo Nugroho diangkat sebagai Plt Gubernur setelah Syamsul Arifin di nonaktifkan.

    Kesembilan parpol itu adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), PKPB, Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI), Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Serikat Indonesia (PSI), Partai Patriot, Partai Merdeka, Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

    Sebagai bentuk kekecewaannya, unsur pimpinan sembilan parpol itu mendatangi Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Jakarta, Senin (31/10) dan menyampaikan harapan agar Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dicopot dari jabatannya.

    Menurut Nasib, jika dalam kehidupan sehari-hari, sembilan parpol pengusung itu ibarat dapat dianggap sebagai "orang tua" pasangan Syamsul Arifin-Gatot Pujo Nugroho.

    Karena itu, ketika telah diangkat sebagai Plt Gubernur Sumut, pihaknya mengharapkan Gatot Pujo Nugroho tidak melupakan sembilan parpol yang mendukung dan mengusungnya dalam kepemimpinan di Sumut.

    "Ingatlah kami sebagi pengusung, orang tua dan pengantar. Gatot diharapkan 'eling' dan tidak seperti 'kacang lupa kulitnya'," katanya didampingi Wakil Ketua Partai Patriot Sumut Edison Sianturi yang juga koordinator parpol koalisi.

    Sementara itu, Wakil Ketua PPP Sumut Andi Jaya Matondang mengatakan, kritikan itu bermaksud baik dilakukan agar Gatot Pujo Nugroho dapat memperbaiki komunikasi politiknya.

    "Seharusnya, sebagai mantan ketua parpol (DPW PKS Sumut), Gatot Pujo Nugroho bisa memahami itu," katanya.

    Menurut Andi, sebagai parpol pengusung dan pendukung dalam pilkada Sumut, Gatot Pujo Nugroho dapat memanfaatkan keberadaan pihak sebagai garda terdepan dalam mengamankan berbagai kebijakan politiknya.

    Pihaknya mengharapkan Gatot Pujo Nugroho tidak menyepelekan keberadaan sebagian parpol koaliasi karena ada yang tidak memiliki kursi di DPRD Sumut.

    "Kalau kami 'mainkan' Sumut menjadi rusuh, dia bisa jatuh," katanya.

    Ia juga mengingatkan agar Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho tidak hanya peduli dengan parpol yang ada di DPRD Sumut. "Gatot Pujo Nugroho harus paham, mereka itu oposisi yang siap menjatuhkan," kata mantan Sekretaris Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Sumut.

    Sedangkan Sekretaris Partai Merdeka Sumut Rudi Lubis mengatakan, kritisi terhadap kepemimpinan Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sebagai parpol pengusung.

    "Itu beban moral kami," katanya.

    Menurut dia, dalam satu tahun terakhir, pihaknya melihat Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho kurang baik dalam komunikasi politik sehingga banyak program pembangunan yang dicanangkannya terhambat.

    Kurang baiknya komunikasi tersebut dapat dilihat dari upaya interpelasi yang diajukan DPRD Sumut. "Itu bukti kakunya komunikasi Gatot Pujo Nugroho. Dia merupakan satu-satunya gubernur yang diinterpelasi," katanya.

    Pertemuan itu juga dihadiri Ketua PDK Sumut Parlindungan Pulungan, Ketua PPDI Sumut Bungaran Simorangkir, Ketua PPNUI Sumut Zainal Arifin, Sekretaris Partai Patriot Sumut Rimsansyah Siregar, dan Ketua PKPI Sumut. (antara)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!