Kamis, 24 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Goreng Ubi di Depan BPN Sumut
    Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Wali Kota Siantar Diminta Evaluasi Kinerja Bawahannya
    PEMATANGSIANTAR (EKSPOSnews) : Wali Kota Hulman Sitorus, diminta tidak menyalahkan masyarakat atas minimnya minat investor menanamkan modal di Pematangsiantar. Namun melakukan evaluasi kinerja dari pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

    Sekretaris Masyarakat Transfaransi Keadilan (Matrik) Kota Pematangsiantar, James Sitorus, menila dalam mendatangkan investor ke suatu daerah merupakan tanggung jawab pemerintah setempat. Jika investor belum  menanamkan modalnya (berinvestasi), menurutnya itu merupakan kesalahan pejabat di daerah tersebut.

    "Untuk 'memancing' ketertarikan investor dipengaruhi kemampuan daerah dalam merumuskan kebijakan yang berkaitan dengan investasi dan dunia usaha. Termasuk peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat," ucapnya, Minggu 9 Oktober 2011.

    James menilai, untuk menarik investor, dibutuhkan pejabat yang mampu  melakukan loby - loby pada para pengusaha, termasuk memiliki kemampuan melakukan promosi mengenai potensi suatu daerah. Promosi itu dapat dilakukan melalui layanan internet, termasuk rajin mengikuti berbagai pameran dunia usaha yang harus dilakukan secara kontiniu.

    "Ada dugaan hal -hal seperti itu tidak dilakukan, sehingga para pelaku usaha tidak mengenal Kota Pematangsiantar secara mendetail," papar James.

    Ditambahkan, daya beli masyarakat yang diukur dari faktor Pendapatan Domestik Regional Bruto Daerah (PDRB) daerah juga salah satu penarik minat investor. Menurutnya, PDRB daerah tinggi, maka tanpa diundang investor akan berlomba mendatangi Kota Pematangsiantar.

    Dia juga menilai tak beralasan pernyataan wali kota, jika minat investor mendatangi Pematangsiantar rendah karena karena situasi yang tidak kondusif. James berpendapat, saat ini Kota Pematangsiantar kondusif.

    Dirinya menyarankan, agar Hulman Sitorus lebih baik  mengevaluasi bawahannya (pimpinan SKPD), dan tidak menyalahkan masyarakat. Artinya jika tak mampu sebaiknya diganti. Menurutnya, jika birokrasi sudah baik, pejabat mampu melakukan loby maupun promosi, ditambah PDRB tinggi, maka investor pasti datang.

    Ketua Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Kota Pematangsiantar, Henri Manurung juga berpendapat secara sosial kondisi saat ini kondusif.  Dia menilai, rendahnya minat investor akibat kegagalan SKPD dalam menjalankan tugas mewujudkan visi misi wali kota, yakni Siantar Mantap, Maju dan Jaya.

    "Kualitas pimpinan SKPD seperti itu  harusnya diganti. Kemungkinan hal itu tidak diketahui wali kota mengenai kemampuan bawahannya," papar Henri.

    Dia juga menyarankan agar segera dilakukan evaluasi terhadap kinerja SKPD. Menurut Henri, apabila ada pimpinan SKPD yang tidak mampu sebaiknya wali kota segera mencopotnya. (js)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!