
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Pemekaran Simalungun Menunggu Pembahasan UU di Pusat
Jansen
Bupati Simalungun berikan santunan pada anak yatimSIMALUNGUN (EKSPOSnews) : Hingga saat ini pemekaran di Kabupaten
Simalungun masih menunggu pembahasan Undang-Undang (UU) di pemerintah
pusat tentang pemekaran daerah.Hal ini disampaikan Bupati Simalungun, JR Saragih, saat melaksanakan acara berbuka puasa bersama Pemkab dengan masyarakat di Mesjid Agung Al-Munawwaroh, Perdagangan, Kamis malam, 25 Agustus 2011.
Bupati mengatakan, Pemkab Simalungun komit untuk melaksanakan pemekaran Kabupaten Simaungun, namun hal ini belum dapat terlaksana, karena ada UU yang masih dalam pembahasan di pemerintah pusat tentang pemekaran daerah. JR Saragih juga berharap kepada masyarakat untuk memberikan dukungan kepada Pemkab Simalungun dalam melaksanakan pembangunan di daerah. "Termasuk bersama-sama dengan pemerintah menjaga situasi yang kondusif, agar semua program pembangunan yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan baik," ujarnya. JR Saragih juga mengatakan, Mesjid Agung Al-Munawwaroh Kabupaten Simalungun merupakan simbol yang menunjukkan masyarakat di daerah ini majemuk yang terdiri dari berbagai suku dan agama, namun tetap harmonis. Dia berharap kepada masyarakat untuk memanfaatkan mesjid sebagai sarana meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dikatakan, mesjid merupakan lambang kesejahteraan masyarakat di daerah ini, namun masih banyak harus dibenahi. Dalam acara itu, Bupati memberikan bantuan atas nama pribadinya untuk Mesjid Al-Munawwaroh sebesar Rp. 20 juta. Sebelumnya tokoh masyarakat, Nurdin Sinaga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Simalungun telah memberikan perhatiannya terhadap pembangunan Mesjid Agung Al-Munawwaroh Simalungun. Dimana sebelumnya, Bupati telah memberikan bantuan untuk pembatas lantai II dan pemasangan pengaman tangga naik ke lantai II mesjid “Mesjid ini milik masyarakat Simalungun, jadi untuk kekurangan harus menjadi tanggungjawab bersama melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di daerah ini”, kata Nurdin. Wakil Ketua DPRD Simalungun, Burhanuddin Sinaga, mengharapkan kegiatan ini dapat menjadi saran untuk menciptakan keharmonisan antara pemerintah dengan masyarakat. Sehingga Kabupaten Simalungun dapat lebih maju dan berkembang di masa yang akan datang. Bupati didampingi Unsur Pimpinan Daerah (Uspida) plus Kabupaten Simalungun memberikan bingkisan pada bilal mayit, penggali kubur, nazir mesjid, dan anak yatim. Acara tersebut di akhiri dengan berbuka puasa bersama, sholat berjamaah dan santap bersama. (js)
BERITA TERKAIT:
|