Kamis, 24 April 2014
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Kunjungi eksposnews.com dari HP Anda!
  • Home  / Pojok
    PNS Tertangkap Basah Selingkuh di Tapanuli Tengah
    Rabu, 30 Januari 2013 | 04:40:49
    PANDAN (EKSPOSnews): Oknum pegawai negeri sipil (PNS) Kabupaten Tapsel dan Kabupaten Nias tepergok selingkuh di sebuah kamar hotel kelas melati di Kelurahan Kalangan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Selasa 29 Januari 2013 pukul 10.00 WIB.

    Mereka ditemukan berduaan dalam keadaan tidak berbusana. Keduanya kemudian digelandang ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Tapteng di Sibolga guna menjalani pemeriksaan. Menurut Kepala Ke polisian Resor (Kapolres) Tapteng, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Misnan melalui Kepala Satuan (Kasat) Sabhara Ajun Komisaris Polisi (AKP) Hartono, kedua oknum PNS ini ditangkap saat digelar operasi kasih sayang oleh Satuan Sabhara Polres Tapteng.

    Sasaran operasi ini adalah hotel-hotel kelas melati di wilayah hukum Polres Tapteng. "Pasangan itu kami temukan secara tidak sengaja," tuturnya. AKP Hartono menuturkan pria oknum PNS Tapsel berinisial PN, 52, diketahui sudah beristri dan mempunyai anak. Dia tenaga pengajar di lingkungan Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel). Sementara siperempuan berinisial MS, 43, juga diketahui sudah bersuami dan miliki anak.

    Dia bertugas sebagai seorang paramedis di lingkungan Pemkab Nias. "Saat diamankan, keduanya tidak mampu membuktikan bahwa mereka adalah pasangan suami istri yang sah berdasarkan hukum. Jadi, mereka kami bawa ke Polres guna menjalani pemeriksaan selanjutnya," ungkap AKP Hartono. AKP Hartono mengungkapkan, dalam kasus ini pihaknya masih memberikan pembinaan kepada pelaku.

    Sebelum men jatuhkan langkah selanjutnya, kepolisian terlebih dahulu meminta tanggapan dari instansi masing-masing. "Untuk sementara kami tidak dapat memproses secara hukum, karena belum ada satupun pihak yang melaporkan kasus ini," katanya. Dia mengungkapkan, bila kasus ini melangkah keproses hukum, pasangan tersebut bisa dikenakan Pasal 293 KUHP tentang Perzinahan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

    Disinggung hasil pemeriksaan, AKP Hartono menjelaskan, pasangan tersebut mengaku sudah lama menjalin hubungan sejak dari kampung keduanya di daerah Tapsel hingga akhirnya terseret melakukan perbuatan asusila. "Mereka mengaku baru pertama berbuat. Soal kemungkinan adanya keretakan rumah tangga masing-masing, itu belum kami ketahui dan belum sampai tanya ke sana," tandasnya.(sindo)

    Akses berita terbaru versi mobile di: m.eksposnews.com
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!