Sabtu, 19 April 2014
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Kunjungi eksposnews.com dari HP Anda!
  • Home  / Pojok
    Oiii...Ada Guru Cabul di Tuban!
    Senin, 19 Maret 2012 | 11:56:47
    TUBAN (EKSPOSnews):Suhartono, 40, ditangkap oleh petugas dari Polres Tuban. Pasalnya pria yang berprofesi sebagai guru di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Tuban itu, dilaporkan telah melakukan pencabulan terhadap 10 orang siswinya.

    Aksi pencabulan yang dilakukan oleh Suhartono, awalnya tidak terungkap. Hal tersebut karena pelaku selalu mengancam dan menakuti korban-korbannya untuk tidak bercerita kepada siapa-siapa.

    Dari informasi yang berhasil dihimpun, terungkapnya kasus pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru Bimbingan Konseling (BK) tersebut berawal saat salah satu siswi dari SMP Negeri yang menjadi koban, sudah tidak kuat lagi menahan perlakuan Suhartono yang semakin menjadi-jadi.

    Akhirnya siswi itu memberanikan diri untuk melaporkan perbuatan oknum guru tersebut kepada guru BK yang lain. Laporan korban langsung ditindak lanjuti dan pihak sekolah dengan melaporkan kejadian itu ke pihak Dinas Pendidikan Tuban.

    "Setelah ada laporan dari pihak sekolahan, Diknas langsung melakukan pengecekan dengan mengumpulkan korban. Kemudian melaporkan ke pihak kepolisian Polres Tuban," jelas Nunuk Fauziyah, ketua Koalisi Perempuan Ronggolawe (KPR), yang melakukan pendampingan terhadap korban, Minggu 18 Maret 2012.

    Dalam setiap melakukan aksinya mencabuli bocah-bocah SMP itu, bapak tiga anak tersebut selalu mengajak para korbannya untuk melakukan kegiatan ekstra kulikuler Pramuka. Salah satunya saat mereka melakukan kegitan Pramuka di hutan mangrove yang berada di Desa Jenu, Kecamatan Jenu, Tuban. Beruntung, para siswi tidak ada yang sampai disetubuhi oleh pelaku.

    "Sebetulnya dari pengakuan para korban, pelaku sudah lama melakukan aksinya dan dimungkinkan korbannya tidak hanya 10. Tetapi yang baru berani mengakui baru 10 itu. Dan sudah lama pelaku menjadi perbincangan para dewan guru, tapi mereka belum mempunyai bukti," jelasnya lagi.

    Sementara itu, saat ini pelaku sudah ditangkap oleh petugas kepolisian Polres Tuban. Suhartono yang juga menjadi guru Pembimbing Pramuka tersebut kini sudah ditahan di Mapolres Tuban untuk mempertangungjawabkan perbuatannya. (beritajatim)

    Akses berita terbaru versi mobile di: m.eksposnews.com
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!