Agara Buka Formasi CPNS 2013

Rabu, 28 Agustus 2013 | 15:22:20
KUTACANE (EKSPOSNews): Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara akan menerima formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) jalur umum 2013, khusus tenaga kesehatan dan guru produktif. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi dan Birokrasi (Menpan dan RB Jakarta), telah menyetujui 25 orang untuk guru produktif dan guru kela serta 25 tenaga kesehatan.

Hal itu dinyatakan M Irfan Sebayang SE MAP, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Pengembangan Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan (BKPP) Agara, Senin (26/8/2013). Dia menjelaskan perekrutan CPNS masih menunggu surat dari Menpan, walau telah disetujui untuk 50 orang dari usulan 101 orang.

"Jadwal pendaftaran dimulai pada awal September mendatang, karena jadwal ujian CPNS jalur umum dilaksanakan pada 29 September 2013," jelasnya. Dia menambahkan, ujian tulis untuk tenaga honorer kategori dua (K-2) juga digelar pada  29 September 2013 mendatang, bersamaan dengan jalur umum.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) H Samanuddin S SSos, Senin (11/2/2013) menyatakan formasi yang akan diterima yakni tenaga kependidikan seperti guru, tenaga medis, paramedis, dan tenaga penyuluh pertanian, perkebunan serta perikanan.

Dia mengakui belum mengetahui jumlah CPNS yang akan diterima tahun ini karena harus disesuaikan lagi dengan BKN Pusat. Samanuddin mengungkapkan testing CPNS akan dilakukan pada Oktober mendatang, sehingga jumlah PNS nantinya akan bertambah dari jumlah saat ini, 5.578 orang.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues (Galus) menutup peluang seribuan honorer menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini. Hal itu berdasarkan surat edaran Mendagri RI No. 814.1/169/SJ tentang larangan pengangkatan tenaga honorer dan sejenisnya menjadi CPNS.

Bupati Galus, Ibnu Hasim menegaskan hal tersebut di depan para Muspida Plus, termasuk para pengurus parpol nasional dan lokal di oproom Sekdakab Galus di Blangkejeren. Dia menyatakan telah menerima surat edaran Mendagri tertanggal 10 Januari 2013 yang isinya melarang pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS.

Bupati Ibnu Hasim menambahkan surat edaran tersebut sehubungan diberlakukannya PP No 56/2012 dan telah disebar ke seluruh pemkab, termasuk Pemrov Aceh. Dia menjelaskan, seluruh pejabat bagian kepegawaian dan lainnya dilarang mengangkat tenaga honorer menjadi CPNS, kecuali ada ketetapan pemerintah.

"Salah satu poin dalam surat edaran itu ditegaskan, apabila gubernur/ bupati masih melakukan pengangkatan tenaga honor atau sejenisnya, maka segala konsekwensi dan dampak pengangkatan itu menjadi tanggungjawab pemerintah kabupaten sendiri,"sebut Bupati saat membacakan surat edaran tersebut dalam kegiatan resmi sebelumnya.

Sedangkan Sekdakab Galus, Abubakar Djasbi mengatakan surat edaran Mendagri telah diedarkan ke seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). "Dalam surat edaran Mendagri itu sangat jelas disebutkan, pemerintah tidak mengangkat lagi tenaga honor atau sejenisnya menjadi CPNS," jelasnya. (serambi)


BERITA LAINNYA
Batam Kekurangan Dokter Umum
Kamis, 30 Oktober 2014 | 05:38:41
KODAM BUKA PENDAFTARAN CATAM TNI AD
Rabu, 22 Oktober 2014 | 13:29:38
Ratusan Pelamar CPNS Manado Lulus Tes Administrasi
Senin, 20 Oktober 2014 | 10:30:30
Profesi "Make Up Artist" Makin Digemari
Senin, 20 Oktober 2014 | 05:29:47
Jangan Percaya Calo
Minggu, 19 Oktober 2014 | 13:01:09
KPK Buka Lowongan untuk Posisi Juru Bicara
Senin, 13 Oktober 2014 | 16:46:48
Pendaftar CPNS Online di Riau Capai 13.303 Orang
Rabu, 1 Oktober 2014 | 06:28:01
Pemkot Binjai Terima 56 CPNS
Kamis, 25 September 2014 | 14:01:49
BERIKAN KOMENTAR
Top