
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Siak Kekurangan Tenaga Penyuluh Keluarga Berencana
NET
KBSIAK (EKSPOSnews): Asisten I Sekwilda Kabupaten Siak, Sadikin, mengungkapkan, pihaknya membutuhkan sedikitnya 51 tenaga penyuluh KB untuk disebar di seluruh 14 kecamantan. "Saat ini jumlah tenaga penyuluh KB hanya 13 orang untuk 14 kecamatan dan 128 desa maupun kelurahan. Padahal idealnya seorang tenaga penyuluh KB membina dua desa, yang berarti Siak masih membutuhkan 51 tenaga lagi," ungkapnya di Siak, Jumat 21 Oktober 2011. Ia mengatakan itu, sehubungan dengan Bakti Sosial TNI Manunggal KB-Kesehatan Tahun 2011 tingkat Kabupaten Siak, yang ditandai dengan pelayanan KB gratis di desa Sialang Sakti, kecamantan Dayun. Dalam kegiatan yang digelar bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dan TNI itu, Sadikin menyatakan apresiasi tinggi kepada pihak TNI, karena mampu terus secara konsisten menggalakkan pemberdayaan Keluarga Berencana (KB) di pedesaan. "Atasnama Pemkab Siak, kami menyatakan sangat mendukung dan memberikan apresiasi terhadap apa yang dilakukan oleh jajaran TNI dengan ikut serta peduli terhadap masalah Kesehatan, Keluarga Berencana dan Kependudukan," ujarnya lagi. Dikatakan, kegiatan Bakti Sosial TNI Manunggal KB-Kesehatan merupakan aktivitas rutin berskala nasional dan sebagai tindak lanjut dari 'Memorandum of Understanding' (MoU) Kepala BKKBN Pusat dengan Pimpinan TNI dalam pelaksanaan program KB Nasional. MoU tersebut, menurutnya, bertujuan untuk mengintegrasikan kegiatan-kegiatan program KB dengan aktivitas pengabdian masyarakat oleh TNI. Di samping itu, lanjutnya, kegiatan ini diharapkan dapat mengatasi kekurangan personel pengelola KB atau tenaga penyuluh KB di lapangan. Upaya ini, demikian Sadikin, menunjukkan betapa pentingnya pengendalian jumlah penduduk. "Pemkab Siak sangat komit dalam penyelenggaraan Program KB dan Kesehatan. Karena Program KB bukan hanya menyangkut berkaitan dengan alat kontrasepsi saja, akan tetapi juga menyangkut masalah bagaimana untuk meningkatkan kualitas penduduk," tandasnya. Kegiatan di desa Sialang Sakti kali ini mengambil tema "Melalui Bhakti Sosial KB-Kesehatan, Kita Optimalkan Pelaksanaan Percepatan Revitalisasi Program KB Nasional Kerjasama BKKBN dengan TNI Dalam Rangka Mewujudkan Keluarga Kecil, Bahagia dan Sejahtera". Sadikin berharap, mudah-mudahan permasalahan di bidang KB dan kependudukan di daerahnya secra bertahap dapat teratasi. "Apalagi TNI selama ini kita kenal sebagai institusi yang selalu memegang teguh keputusan dan komitmen yang telah dibuat, termasuk mengimplementasikan kerjasama di bidang pemberdayaan kependudukan dan KB" katanya. Ia juga mengingatkan, program KB tidak hanya membangun keluarga agar bisa terus berkembang lebih bahagia dan sejahtera. "Tetapi juga membangun penduduk negeri ini agar terkendali kuantitasnya serta meningkat kualitasnya menuju bangsa yang kokoh, kuat dan tangguh,", jelas Sadikin. Mengingat begitu kompleksnya masalah kependudukan ini, menurutnya, Pemerintah telah mengeluarkan Undang Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. "Hal ini dimaksudkan untuk mengatur secara menyeluruh mengenai masalah kependudukan dan pembangunan keluarga serta mewujudkan pertumbuhan penduduk yang dinamis dan tumbuh seimbang," jelasnya. Sehubungan dengan hal tersebut, ia atas nama Bupati Siak mengajak semua komponen masyarakat untuk bersama-sama terlibat aktif menangani masalah kesehatan, kependudukan dan keluarga berencana. Sebesar apa pun partisipasi yang diberikan, lanjut Sadikin, akan bermakna bagi Negara dan Bangsa ini, khususnya Kabupaten Siak di Provinsi Riau. (antara)
BERITA TERKAIT:
|