Tunjangan Sertifikasi Guru di Taput Belum Dibayar

Kamis, 24 Mei 2012 | 04:14:56
TARUTUNG (EKSPOSnews) : Ribuan guru guru di Tapanuli Utara mulai resah, pasalnya tunjangan sertifikasi sampai Mei 2012 belum juga dibayarkan. Dimana seharusnya, pembayaran dilakukan per triwulan. 
 
Sampai saat ini, guru guru yang telah sertifikasi diKabupaten Tapanuli Utara jumlahnya hampir 3000 guru PNS maupun guru Non PNS,  yang terseber disetiap SD,SLB,SMP, SMA,SMK, Min,Man dan Madrasah serta pengawas/penilik. 
 
Informasi yang diperoleh EKSPOSnews Rabu 23 Mei 2012, dari salah seorang guru yang tak mau disebutkan namanya mengatakan. Mereka sampai saat ini belum menerima tunjangan sertifikasi, padahal tunjangan tersebut seyogyanya diterima melalui transfer rekening per triwulan. “Pembayaran tunjangan sertifikasi para guru ,sampai sekarang belum terlaksana, tanpa diketahui apa penyebabnya. Biasanya pembayaran dilakukan melalui transfer rekening bank per triwulan,” jelasnya.
 
Ditambahkanya lagi, beberapa waktu telah dipertanyakan langsung kepada Dinas Pendidikan Nasional Tapanuli Utara, namun jawaban yang diberikan tidak memuaskan. Dan kami menduga, akan terjadi pemotongan  atau korupsi pembayaran tunjangan, dengan cara pembayaran triwulan dimajukan yang pada akhirnya kami dirugikan.
 
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Nasional Taput melalui Kepala bidang Tenaga Teknis W. Nadeak, mengelak memberikan penjelasan secara rinci, namun menurutnya  tunjangan sertifikasi para guru guru akan dibayarkan apabila semua guru yang telah disertifikasi menerima SK baru dari Dirjen.” Pembayaran tunjangan sertifikasi akan dilakukan secara kolektif, bukan cara perorangan. Karena sampai sekarang masih banyak para guru yang telah sertifikasi belum menerima SK dari Dirjen," jelasnya.
 
“Pembayaran tunjangan sertifikasi paling lambat akan dilakukan bulan Juni, tetapi ini bukan jadi jaminan waktunya akan dibayarkan. Sebab SK Dirjen belum dapat dipastikan kapan akan turun semuanya. Mengenai dana sertifikasi saat ini sudah berada diKas Pemkab,” ujarnya. (er)  

BERITA LAINNYA
18 Tahun LAM dan PK, Berjuang untuk Pendidikan
Kamis, 11 Desember 2014 | 05:56:59
Mahasiswa UGM Bikin Tablet untuk Tunanetra
Rabu, 3 Desember 2014 | 05:14:32
Ombudsman: Kurikulum 2013 Membebani Guru dan Siswa
Minggu, 30 November 2014 | 05:32:21
ITS Luncurkan Bus Listrik Pertama
Minggu, 23 November 2014 | 19:50:06
Sepeda Motor Siswa SMK Ini Ditenagai Tabung Gas 3 Kg
Jumat, 21 November 2014 | 07:21:09
Minat Baca Warga Jambi Kurang
Jumat, 21 November 2014 | 05:40:06
Beasiswa Riset untuk Jurnalis
Kamis, 20 November 2014 | 08:11:07
Universitas Andalas Miliki 138 Guru Besar
Jumat, 14 November 2014 | 15:12:33
Chevron Diminta Bangun Kembali SMA Rumbai
Jumat, 14 November 2014 | 09:44:01
BERIKAN KOMENTAR
Top