
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Guru yang Sudah Sertifikasi Harus Siap Dievaluasi
NET
Sertifikasi guruPALANGKARAYA (EKSPOSnews): Guru bersertifikasi di Palangka Raya menyatakan siap dievaluasi kinerja
bahkan bersedia dicabut lisensinya jika memang dari hasil evaluasi
terbukti berkinerja tidak bagus.
"Ini salah satu tantangan bagi guru, sehingga kedepan harus lebih profesional lagi di mana indikatornya harus dievaluasi, karena ada standar untuk itu seperti penilaian untuk guru yang harus dijalani dengan baik,"kata Kepala SMPN 1 Palangka Raya, Jono, Selasa, 3 Januari 2012. Ia pun setuju ada pernyataaan yang menegaskan sertifikasi bukan hak atau hadiah bagi seorang guru, tapi lantaran profesional yang dihargai sehingga untuk meningkatkan profesionalisme maka harus dievaluasi karena syaratny mendapatkan tunjangan sertifikasi berdasarkan penilaian kinerja. "Sertifikat boleh diterima tapi untuk haknya belum tentu karena harus ada ketentuan yang mengacu kepada Peraturan Menteri seperti kewajiban mengajar,"ujarnya. Hal senada juga dikemukakan Kepala SMAN 2 Palangka Raya, Badahsari, guru jangan menganggap sertifikasi merupakan hak yang harus diterima setelah menjadi seorang tenaga pengajar, namun semestinya menyakinkan diri apakah sudah menjalani profesionalisme hingga pantas mendapatkan sertifikasi. Menurutnya tidak berlebihan dan sangat wajar, jika pemerintah melakukan evaluasi kinerja guru sertifikasi agar setiap guru merasa ada tuntatan profesionalisme yang harus ditunjukkan sehingga bisa meminimalisir keraguan banyak pihak terhadap kualitas guru sertifikasi. "Saya sangat setuju dan mendukung sekali kalau akan dilakukan evaluasi dan jika tidak sesuai dengan yang diharapkan juga bersedia tunjangan sertifikasi dicabut,"tuturnya. Untuk itu, ia mengajak kepada rekannya sesama guru yang sudah memiliki sertifikasi, dapat lebih meningkatkan kualitas dan profesionalisme sebagai seorang guru sesuai dengan kriteria yang harus dipenuhi dalam sertifikasi dan mendukung rencana dari pemerintah melakukan evaluasi kinerja. Dukungan adanya evaluasi kinerja guru sertifikasi juga datang dari anggota komisi III DPRD Palangka Raya, M Faisal yang menyatakan memang harus ada evaluasi untuk kinerja, karena ada target yang harus dicapai baik sebelum dan sesudah mendapatkan sertifikasi. "Saya sangat setuju sekali untuk mutu pendidikan jangan sampai guru sertifikasi karena sudah mendapat sertifikat dan merasa nyaman dengan adanya sertifikasi lantas pola mengajarnya jadi berubah dari sebelumnya mengejar sertifikasi dengan setelahnya,"ucapnya. Diungkapkannnya dari berbagai informasi yang didapat dari sekolah-sekolah dan beberapa guru, guru sertifikasi dan belum sertifikasi hampir tidak ada bedanya baik dari cara mengajar, kualitas mengajar bahkan jam mengajarnya kurang lebih saja dengan guru biasa. Padahal sebenarnya dengan adanya sertifikasi malah menjadi motivasi untuk menunjukkan profesionalisme seorang guru dan jangan melihat dari besar tunjangan sertifikasi saja, tanpa bisa membuktikan apakah pantas menerimanya. Sebenarnya sangat ironis dengan anggaran yang diberikan untuk menghargai guru sertifikasi tetapi kualitas yang ditunjukkan tidak sesuai dengan harapan,ujarnya.(antara)
BERITA TERKAIT:
|