
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional Gunakan Kartu Pelajar Elektronik
NET
Sekolah RSBIBATANG HARI(EKSPOSnews): Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kabupaten Batanghari, Jambi, yang
merupakan Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional (RSBI) menggunakan
Kartu Pelajar Elektronik untuk meningkatkan disiplin siswa dan guru
dalam kegiatan belajar-mengajar di sekolah itu.
Kepala SMA 1 Batanghari Nuriwan Bhakri saat dikonfirmasi pada Minggu, 11 September 2011, mengemukakan, Kartu Pelajar Elekronik (KPE) merupakan upaya sekolah itu untuk meningkatkan disiplin siswa dan guru. "Penggunaan kartu elektronik ini mempermudah kita memantau tingkat kehadiran siswa. Ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin siswa dan memantau perkembangannya dalam kegiatan belajar-mengajar di sekolah," kata Nuriwan. Menurut dia, kartu elektronik itu berfungsi disaat hendak absen masuk dan pulang sekolah. Setiap siswa wajib menggesekkan kartu tersebut ke perangkat komputer khusus yang terhubung dengan kamera. Hal itu dilakukan sebanyak dua kali, yakni saat masuk dan pulang. Setelah digesek, komputer bekerja mencocokkan data dengan wajah siswa. Apabila kartu yang digunakan milik sendiri, maka dapat dipastikan sistem menerima data yang masuk. Namun jika siswa menggunakan kartu yang bukan miliknya, secara otomatis komputer menolak. "Dengan adanya Kartu Pelajar Elektronik ini, mempermudah guru Bimbingan Konseling (BK) untuk mengecek absensi setiap siswa-siswi. Mereka yang tidak hadir tanpa keterangan atau bolos, kita langsung tahu. Kartu ini juga dipakai oleh guru-guru," kata Nuriwan lagi. Menurut Kepsek itu, keuntungan lain dari penggunaan KPE, yakni orang tua siswa dapat mengetahui secara pasti apakah uang bulanan sekolah sudah dibayarkan anaknya atau belum. Pemberitauan ini disampaikan lewat SMS yang terkirim secara otomatis. Selain menerapkan KPE, sekolah yang memiliki 662 siswa itu juga menerapkan program SMS Gateway. Melalui teknologi itu, setiap orang tua siswa dapat mengecek dan mengetahui langsung nilai setiap mata pelajaran yang diperoleh siswa dengan cara mengirimkan SMS kepada pihak sekolahan. "Jika orang tua siswa menanyakan nilai anaknya, maka kita akan langsung membalas SMS mereka dan memberikan data rinci, apa yang sudah dan apa saja yang belum tuntas," kata dia.(an) |