Rabu, 23 April 2014
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Kunjungi eksposnews.com dari HP Anda!
  • Distamben Aceh Pantau Gunung Api Seulawah Agam
    Kamis, 10 Januari 2013 | 05:29:24
    BERITA TERKAIT:
    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Tim yang dibetuk Dinas Pertambangan dan energi (Distamben) Aceh terus memantau kondisi Gunung Api Seulawah Agam di Kabupaten Aceh Besar.

    "Hari ini kami telah melakukan pemantauan dan mengambil beberapa sampel lumpur panas Kawah Heutz sebelah selatan gunung api," kata Kepala Distamben Aceh Said Ikhsan yang dihubungi dari Banda Aceh, Rabu 9 Januari 2013.

    Said Ikhsan memimpin tim Distamben melakukan pemantauan langsung ke kawah puncak Gunung Api Seulawah Agam, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar atau berjarak sekitar 70 kilometer timur Kota Banda Aceh.

    Pemerintah menaikkan status gunung api itu dari normal menjadi waspada menyusul meningkatnya aktivitas kegempaan dangkal maupun dalam sejak Desember 2012.

    Said juga menjelaskan, aktivitas kegempaan yang terpantau pada Selasa (8/1) sebanyak 15 kali, dan pada Rabu (9/1) hingga pukul 17.00 WIB tercatat lima kali.

    Tim pemantau yang diberi nama Cempaka itu sehari sebelumnya juga telah memantau langsung kondisi Kawah Heutz di sebelah utara gunung tersebut.

    "Pemantauan hari ini di sebelah selatan Gunung Api Seulawah Agam dengan ketinggian sekitar 950 meter di atas permukaan laut. Kami juga telah mencek kondisi sensor pemantau dan keadaannya masih berfungsi baik," kata Said Ikhsan.

    Di sebelah selatan gunung tersebut, tim Distamben telah meneliti lumpur atau tanah dengan suhu berkisar antara 95 hingga 97 derajat celsius dan kondisi itu masih tergolong normal.

    Said juga menjelaskan, hasil peninjauan sebelah utara gunung pada Selasa (8/1) ditemukan adanya penambahan satu kawah aktif. Tiga bulan sebelumnya hanya lima buah namun kini sudah enam buah kawah aktif.

    Kendati demikian, ia juga mengimbau masyarakat sekitar gunung api tidak panik namun perlu meningkatkan kewaspadaan sebagai upaya bersama.(antara)

    Akses berita terbaru versi mobile di: m.eksposnews.com
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!