Rabu, 30 Juli 2014
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Kunjungi eksposnews.com dari HP Anda!
  • Kapolsek Medan Area Dicopot
    Sabtu, 27 Oktober 2012 | 05:08:57
    MEDAN (EKSPOSnews): Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsekta) Medan Area Komisaris Polisi (Kompol) Sony W Siregar dicopot dan digantikan oleh AKP Iskandar AR yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala (Waka) Polsekta Medan Area.

    Upacara serah terima jabatan yang dilaksanakan di Aula Rupatama Polresta Medan,Kamis (25/10) sore terkesan mendadak. Proses serah terima jabatan dipimpin Waka Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Pranyoto.Tampak hadir seluruh pejabat teras Polresta Medan,yakni Kabag Ops, Kabag Ren, Kasat, Kasiwas, dan seluruh Kapolsek.

    AKBP Pranyoto dalam amanatnya, mengatakan bahwa jabatan Kapolsek Medan Area Kompol Sony W Siregar direposisi dan bertugas di Polresta Medan agar bisa berkonsentrasi dengan tanggung jawabnya. Saat disinggung, apakah reposisi jabatan Kapolsekta Medan Area terkait kasus kaburnya 13 tahanan, Pranyoto mengakui, salah satu alasannya adalah masalah tersebut. Dia mengingatkan seluruh pejabat Polresta Medan dan jajaran Polsek harus bertanggung jawab dan mengemban tugas yang dipercayakan pimpinan.

    “Pejabat Polresta dan Kapolsek harus mengemban tugas yang dipercayakan pimpinan dan bertanggung jawab terhadap tugasnya,”tegas Pranyoto. Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro menegaskan,jabatan Kapolsek Medan Area bisa direposisi terkait kaburnya 13 tahanan dari sel Polsekta Medan Area. “Nanti jabatannya kita reposisi, sedangkan hukuman bisa beragam dari pelanggaran disiplin, hingga reposisi jabatan.

    Kita lihatlah apa kesalahannya,” jelas Kapolda Sumut beberapa waktu lalu di Mapolresta Medan. Wisjnu menjelaskan, pihaknya masih mendalami bagaimana gergaji yang dipergunakan para tahanan untuk memotong jeruji besi, bisa masuk ke dalam tahanan. “Itu yang mau kita periksa,” tandasnya. (sindo)

    Akses berita terbaru versi mobile di: m.eksposnews.com
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!