• Home
  • Nasional
  • Karyawan Taman Safari Bogor Tewas Diterkam Harimau

Karyawan Taman Safari Bogor Tewas Diterkam Harimau

Sabtu, 18 Agustus 2012 | 10:54:24
BOGOR (EKSPOSnews): Seorang karyawan di Lembaga Konservasi Eks Situ Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Bogor, Jawa Barat, ditemukan tewas mengenaskan. Karyawan bernama Jaenudin alias Cemong (32 tahun) itu tewas, karena diterkam Harimau Sumatera, pada Jumat petang 17 Agustus 2012.

"Beberapa saksi telah kami periksa terkait kejadian ini," kata Kapolsek Cisarua, Komisaris Polisi Hadi Santoso, Sabtu 18 Agustus 2012.

Menurut Hadi, petugas masih melakukan penyelidikan atas kasus tewasnya pekerja lepas petugas kebersihan Taman Safari Indonesia itu. Korban diketahui merupakan warga Kampung Pakancilan RT 3 RW 3, Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Korban meninggalkan satu anak dan istri. Atas kehendak keluarga, jenazah korban langsung dimakamkan di pemakaman yang tak jauh dari rumah korban.

Sayangnya, pihak keluarga enggan untuk dimintai keterangan dengan alasan berkabung. Pihak Taman Safari juga belum bisa memberi keterangan mengenai insiden yang menimpa pekerjanya itu.

Berdasarkan identifikasi pihak Kepolisian Polsek Cisarua, diduga kuat korban tewas setelah diterkam harimau. Dugaan kuat itu diketahui karena luka-luka yang terdapat di sekujur tubuh korban. (viva)

BERITA LAINNYA
Tradisi Penerimaan Warga Baru di Korem
Rabu, 1 Oktober 2014 | 20:30:38
Mayat Mr X Mengapung di Sungai Aceh
Rabu, 1 Oktober 2014 | 15:23:48
Sawit di Kawasan Ekosistem Leuser Dimusnahkan
Rabu, 1 Oktober 2014 | 15:05:42
Mensesneg Dilarikan ke Rumah Sakit
Rabu, 1 Oktober 2014 | 04:28:01
Pelantikan DPRK Banda Aceh Diwarnai Unjuk Rasa Mahasiswa
Selasa, 30 September 2014 | 12:50:37
30 Anggota Satpol PP Madina Ikuti Pembaretan
Selasa, 30 September 2014 | 06:35:01
Mayjen TNI Winston P Simanjuntak, Resmi Pangdam I/BB
Selasa, 30 September 2014 | 05:29:16
Warga Samosir Bersihkan Danau Toba
Selasa, 30 September 2014 | 05:26:29
Gubernur Bali Ajak Masyarakat Lestarikan Lingkungan
Sabtu, 27 September 2014 | 07:12:39
BERIKAN KOMENTAR
Top