Rabu, 23 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Bupati Labuhanbatu : Angka Kesakitan DBD Meningkat Tahun 2011
    LABUHANBATU (EKSPOSnews): Bupati Labuhanbau Tigor Panusunan Siregar mengatakan, bahwa angka kesakitan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada tahun 2011 meningkat dua kali lipat disbanding pada tahun 2010 lalu. Tahun 2010 ada 101 kasus dengan angka kematian 5 orang, dan tahun 2011 sebanyak 222 kasus dengan angka kematian 6 orang. Tigor mengatakan itu pada Symposium Penatalaksanaan DBD Pada Anak dan Update TB yang dilaksanakan di Pendopo, Rantauprapat, Kamis 16 Februari 2012.

    Tigor menambahkan, untuk penderita TB (tuberculosis) pada tahun 2011 sekitar 514 orang. “Penyakit TB Paru merupakan salah satu target dari MDGS (Millenium Development Goals) yang harus diturunkan,” katanya. Dijelaskannya, penyakit DBD dan TB adalah penyakit yang bisa dicegah dengan membiasakan pola hidup bersih. Pola hidup bersih dan sehat haruslah dimulai dari lingkungan rumah tangga itu sendiri untuk selanjutnya menyebar ke lingkugan kita masing-masing.

    Tigor meminta kepada para dokter umum sebagai lini pertama untuk berperan dalam penentuan dan penatalaksanaan penyakit DBD dan TB Paru agar angka kesatikan di wilayah kabupaten Labuhanbatu dapat turun pada tahun-tahun mendatang. Sementara itu ketua pelaksana Symposium Fitra Laila mengatakan, dilaksanakannya acara itu dilatarbelakangi adanya kecendrungan peningkatan penyakt DBD dan TB Paru di Kabupaten Labuhanbatu. “Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para dokter tentang penatalaksanaan DBD pada anak dan peningkatan keterampilan para dokter tentang penatalaksanaan TB,” kata Fitra Laila.

    Ditambahkannya, bahwa symposium itu diikuti sebanyak 120 orang dokter dengan sasan adalah para dokter umum, yang berada di Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan dengan narasumber adalah dr H Ady Subrata dan dr Edy Janis. Hadir pada acara itu antara lain Kadis Kesehatan dr H Alwi Mujahid Hasibuan MKes, Ketua IDI Cabang Labuhanbatu dr H HM Natsir Pohan, Ketua IDI Cabang Labuhanbatu Utara dan Ketua IDI Cabang Labuhanbatu Selatan.(fh)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!