Rabu, 23 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Polda Lampung Bangun Penampungan Imigran Gelap
    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Polda Lampung bekerja sama dengan International Organization of Migration (IOM) akan membangun gedung penampungan imigran gelap yang kerap ditemukan di perairan Lampung.

    "Perairan kita ini kan pintu gerbang penyelundupan imigran gelap, karena itu IOM bekerjasama dengan Polda akan membangunkan gedung penampungan imigran di Lampung," kata Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih, di Bandarlampung, Jumat 10 Februari 2012.

    Berdasarkan data yang terhimpun, setiap tahun Polda Lampung melakukan penangkapan imigran gelap dengan negara tujuan Australia.

    Tahun 2011 tercatat hampir 100 imigran yang digagalkan pemberangkatannya oleh Polda Lampung untuk berangkat ke negara tujuan.

    Sebelumnya, sepuluh imigran illegal asal Myanmar yang hendak mendatangi negara tujuan Australia, saat ini dalam pengamanan Polda Lampung.

    "Mereka kami tangkap pada Kamis, (9/2) sekitar pukul 12.00 WIB, di Perum Nila Surya Blok D no 2 Teluk Betung Selatan Bandarlampung," katanya.

    Menurutnya, para imigran illegal tersebut, telah tinggal di perumahan itu selama empat hari.

    Adapun identitas mereka adalah Rahmatullah bin Rohimullah (25), Rahim Muhdin bin Salim (28), Anwar bin Abdul Hakim (20), Mohamad Hasyim bin Abul Kasim (25), Mohammad Husein bin Muji Rahman (31).

    Selanjutnya, Sahid Husein bin Mogul Ahmad (29), Khabi Ahmad bin Abul Husein (40), Abdul Rahim bin Abdul Mutholib (42), Dil Muhammad bin Abdul Amin (19) dan Moh. Ismail bin Syarif (39).

    "Kesepuluh imigran illegal tersebut berasal dari Myanmar, mereka masuk ke Indonesia dari Malaysia melalui selat Malaka dan tiba di daerah Medan," ujar dia.

    Kemudian "Smuggler" yang mengkoordinir keberangkatan imigran gelap itu ke negara tujuan, menurutnya, menjemput para imigran gelap itu dan menempatkannya di perumahan Nila Surya Teluk Betung Selatan.

    "Mereka berencana pergi ke Christmas Island Australia, dari keterangan para imigran saat kami interogasi," katanya.

    Sulis menambahkan, mereka saat ini sedang mempersiapkan kapal nelayan yang berasal dari Pekalongan Jawa Tengah.

    Terhadap 10 imigran gelap itu, Polda Lampung melakukan penanganan awal mengamankan orangnya dan barang bukti.

    "Kami juga berkoordinasi dgn International Organization for Migration (IOM) dan imigrasi agar segera mendapat penanganan dari pihak yang berwenang," katanya.(antara)


    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!