
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Pemkot Banda Aceh Butuh Tambahan Mobil Kebakaran
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Banda Aceh membutuhkan tambahan mobil pemadam kebakaran untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, termasuk di Kabupaten Aceh Besar.
Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh Sofyan menyebutkan idealnya pemkot memiliki lebih 10 mobil pemadam kebakaran untuk melayani bencana kebakaran. Disebutkan, saat ini tercatat delapan unit pemadam kebakaran dimiliki Pemkot Banda Aceh. Tujuh diantaranya masih berfungsi dengan baik untuk memberikan pertolongan pemadaman api di Aceh Besar dan Kota Banda Aceh. "Namun yang paling dibutuhkan saat ini adalah dukungan pengadaan mobil pemadaman kebakaran tangga karena di Kota Banda Aceh khususnya kini telah banyak berdiri banggunan tinggi, yang sulit dijangkau oleh armada biasa," katanya di Banda Aceh, Kamis 9 Februari 2012. Soal pengadaan mobil pemadam kebakaran bertangga itu telah beberapa kali diusulkan ke Pemerintah Aceh, dan jika hanya mengandalkan anggaran dari Pemko Banda Aceh sulit terpenuhi. "Artinya, harga mobil pemadam tangga itu mencapai belasan miliar. Jadi Pemko Banda Aceh jelas tidak sanggup, karenanya kami usulkan bantuan dari Pemerintah Aceh (provinsi)," kata Sofyan. Apalagi, jangkauan kerja unit pemadam kebakaran Kota Banda Aceh itu paling banyak adalah wilayah Aceh Besar. "Artinya, kami harus melayani juga permintaan pertolongan dari masyarakat di Aceh Besar, itu tugas kemanusiaan," katanya. Disebutkan, pada 2010 tercatat 160 kasus kebakaran yang ditangani unit pemadam kebakaran Pemkot Banda Aceh, dan tahun 2011 menurun menjadi 95 kasus. "Dari total kejadian bencana kebakaran itu sekitar 60 persen diantaranya berada di wilayah Aceh Besar," kata Sofyan. Di pihak lain, ia juga menjelaskan mulai 2012, BPBD Kota Banda Aceh akan memberikan pelatihan kepada masyarakat di masing-masing gampong untuk dijadikan sebagai relawan penangganan pertama kasus kebakaran. "Masing-masing gampong akan kita ambil dan dilatih lima orang relawan, dengan harapan nantinya mereka siap melakukan tindakan pertolongan pertama jika didesanya terjadi kebakaran," kata dia.(antara)
BERITA TERKAIT:
|