
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Awas, Cuaca Buruk Landa Babel
PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang, Bangka Belitung, menginggatkan pilot pesawat udara untuk mewaspadai cuaca buruk di daerah itu selama musim hujan.
"Selama musim hujan ini, kecelakaan pesawat udara saat lepas landas cukup rawan karena aspal landasan di bandara yang cukup licin, angin kencang dan meningkatnya pertumbuhan awan colonimbus," ujar Koordinator Unit Analisis BMKG Pangkalpinang Slamet Supriyadi di Pangkalpinang, Sabtu 4 Februari 2012. Ia menjelaskan, selama Februari hingga April 2012, curah hujan di Bangka Belitung (Babel) masih cukup tinggi, dengan kecepatan angin maksimal berkisar 20 sampai 30 km per jam, sehingga akan berdampak terhadap kesimbangan pesawat pada saat melakukan lepas landas. Demikian juga pertumbuhan awan colonimbus (Cb) mengalami peningkatan yang cukup tinggi yang membahayakan keselamatan penumpang, apabila pesawat udara menabrak atau masuk ke dalam awan tersebut. "Apabila pesawat udara tersebut menabrak awan tersebut akan menimbulkan guncangan dan merusak peralatan di pesawat yang akhirnya mengakibatak kecelakaan yang fatal," ujarnya. Menurut dia, pertumbuhan awan Cb ini cukup tinggi karena letak geografis wilayah Babel berada di tengah lautan, sehingga penguapan air laut cukup tinggi pembentukan awan cumulonimbus (CB) atau gumpalan awan hitam pembawa hujan disertai kilat dan petir. "Awan ini juga pemicu terjadinya angin puting beliung dengan kecepatan 25 knot atau 55 kilometer per jam yang membahayakan keselamatan penerbangan dan masyarakat," ujarnya. Ia mengatakan, selama musim hujan ini, pihaknya mengimbau masyarakat untuk mewaspadai angin kencang yang disertai hujan akan lebih berbahaya karena dapat mengakibatkan kerusakan seperti pohon tumbang. "Kami mengimbau warga untuk mewaspadai dan berhati-hati terhadap terjadinya angin kencang tersebut, supaya tidak beraktivitas di luar rumah apabila terjadi angin kencang dan hujan lebat," ujarnya. Untuk itu, kata dia, pihaknya terus menginformasikan kepada pihak pengelola bandara, penerbangan dan masyarakat untuk waspada sebagai antisipasi dini kecelakaan. "Apabila cuaca terindikasi akan terjadi cuaca buruk, kami memberikan peringatan kepada penguna jasa bandara untuk meningkatkan kewaspadaan," ujarnya.(antara)
BERITA TERKAIT:
|