Rabu, 23 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyelundupan Pasir ke Singapura
    JAKARTA (EKSPOSnews): Patroli Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau (Kepri) berhasil menggagalkan penyelundupan 5.000 metrik ton pasir pada Kamis (02/02) di perairan Internasional antara Nongsa, Indonesia dan Changi, Singapura.

    Seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Keuangan, Jumat, 3 Februari 2012 disebutkan pada saat kejadian, Kapal Patroli BC 9004 yang sedang berpatroli dengan tujuan ke Singapura berhasil menangkap Tugboat Sea Glory 8 (berbendera Singapura) yang menarik Tongkang Victory 19 (berbendera Singapura) dari Kijang, Bintan, Indonesia menuju Singapura.

    Kerugian negara akibat tindak penyelundupan ini diperkirakan mencapai Rp1,050 miliar dan kerugian imaterial berupa perusakan lingkungan hidup dan ekosistem alam.

    Modus yang dilakukan adalah dengan mengekspor tanpa dokumen, mengangkut tanpa manifes dan memuat barang ekspor tanpa izin.

    Sesuai pasal 102A Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan, mengekspor barang tanpa menyerahkan pemberitahuan pabean, memuat barang ekspor di luar kawasan pabean tanpa izin pejabat Bea dan Cukai, mengangkut barang ekspor tanpa dilindungi dokumen yang sah, diancam dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun, pidana penjara paling lama 10 tahun serta denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp5 miliar.

    Saat ini, kapal, muatan, nakhoda dan enam Anak Buah Kapal (ABK) telah ditarik ke Kanwil DJBC Khusus Kepri di Tanjung Balai Karimun untuk dilakukan proses penyidikan.(antara)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!