
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
5 Warga Rohul yang Tertembak Polisi Terkapar di Rumah Sakit
PEKANBARU (EKSPOSnews): Pihak Rumah Sakit 'Pasir Pangarayan', Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, mengungkapkan, lima warga Desa Batang Kumuh, Kecamatan Tambusai, korban tembak akibat bentrok, kini terkapar tak berdaya di rumah sakit itu akibat pendarahan hebat.
"Kelima korban baru saja sampai di rumah sakit dan dirawat intensif. Mereka sempat mengalami pendarahan hebat di bagian luka tembak," kata seorang petugas medis RS Pasir Pangarayan, Kamis 2 Februari 2012. Petugas medis yang minta namanya tidak disebutkan itu memaparkan, satu persatu para korban segera menjalani operasi, guna mencabut butir peluru yang bersarang di masing-masing organ tubuhnya. "Sejauh ini kelimanya masih dalam kondisi yang cukup mengkhawatirkan. Namun petugas akan tetap berusaha semaksimal mungkin (menyelamatkan mereka)," katanya. Kelima korban tembak tersebut, diketahui masing-masing bernama Osmar Sihombing, (30), Franky Dolok Pasaribu, (30), Nomos Sihombing, (34), Johanes Sitorus, (35), dan Ranto Sirait, (27). Dari sumber di lokasi kejadian, mereka diduga mengalami tembakan dari senjata laras panjang milik pasukan Brimob, Sipirok, Sumatra Utara. Selain kelima korban tembak, diperoleh informasi juga, ada lima warga lainnya hilang saat peristiwa bentrok berlangsung. Identitas korban hilang tersebut belum diketahui. Pihak kepolisian yang dikonfirmasi masih terus berupaya melakukan penyelidikan termasuk terkait kasus hilangnya lima korban tersebut. "Kami akan berusaha untuk melacak keberadaan lima korban hilang yang sempat dikabarkan. Belum pasti juga apakah ada warga yang hilang atau tidak," kata Humas Polda Riau, AKBP Syarif Pandiangan.(antara)
BERITA TERKAIT:
|