Rabu, 23 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Hotel Aryaduta Medan Geger, 10 Pejabat Pemko Medan Terjebak Lift
    MEDAN(EKSPOSnews): Panik, takut bercampur cemas. Itulah yang dirasakan sepuluh pejabat eselon II dan III Pemerintah Kota (Pemko) Medan saat berada Hotel Aryaduta Medan, Rabu 25 Januari 2012.

    Tapi ketakutan mereka itu bukan karena ada teror bom atau aksi terorisme di hotel itu, melainkan terjebak di dalam lift.

    Kesepuluh pejabat itu bersama dua tamu terkurung di dalam lift hotel yang berada di Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, itu saat hendak menghadiri sebuah acara. Para pejabat itu, di antaranya Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Armansyah Lubis; Kadis Bina Marga Gunawan Surya Lubis; Kadis Pemuda dan Olahraga Hanas Hasibuan; Kepala Bagian (Kabag) Perlengkapan dan Aset Muhammad Husni; Kabag Hukum Ikhwan Habibie,dan beberapa pejabat eselon III lainnya.

    Berdasar informasi yang diperoleh,  awalnya kesepuluh pejabat dan dua tamu hotel itu berniat menghadiri acara Coffee Morning dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan yang digelar di Sky Ballroom lantai 9 hotel tersebut. Mereka masuk ke dalam lift yang berada di Lobby Lower Ground sekitar pukul 08.00 WIB. Selang beberapa menit, lift tiba-tiba berguncang dan lampu di dalam redup-redup. Tak lama kemudian lift sama sekali tidak bergerak.

    Bahkan lampu tombol lantai yang dituju ke lantai 9 juga mati sekejap dan kembali hidup. Dalam kondisi seperti ini perasaan takut pun mulai muncul. Kesepuluh pejabat itu mulai merasa ada hal yang tidak beres dengan operasional lift. Lift tidak bergerak sama sekali dengan lampu redup-redup hampir sekitar lima menit. Bahkan Kadispora Hanas Hasibuan sempat memencet tombol bantuan emergency dari dalam lift, namun tidak tersambung kepada petugas yang bertanggung jawab menangani itu. “Saya terus zikir dan teringat anak saat terkurung di lift. Saya sudah menduga yang macam-macam akan terjadi,” ujar Hanas Hasibuan.

    Setelah alarm berbunyi sekitar dua menit, barulah pintu lift terbuka. Dan ternyata mereka masih berada di lantai dasar. Para pejabat itupun merasa lega. Bahkan ada beberapa di antaranya yang menghapus dada.“Terus terang, saya jantungan. Kami terkurung di dalam lift sekira lima menit,” ujar Kabag Hukum Pemko Medan Ikhwan Habibie yang ikut terkurung di lift itu. Setelah ke luar dari lift, sejumlah pejabat Pemko itupun langsung menemui petugas Hotel Aryaduta Medan. Apalagi sebelumnya, lift itu juga yang digunakan oleh Wali Kota Medan dan Wakil Wali Kota Medan.

    Pihak Hotel Aryaduta sendiri melalui Head Officer, Edi Syahputra menyangkal jika kondisi liftnya rusak.Sebab selama ini mereka senantiasa melakukan perawatan rutin untuk lift tersebut. “Maaf ya Pak, ini mungkin karena over kapasitas. Biasanya memang ada petugas kita yang standby,tapi ini petugas kita terlambat.Kalau lift ini senantiasa kita lakukan perawatan,” kata Edi kepada para pejabat. Menurut dia, kejadian itu kemungkinan besar dikarenakan overkapasitas.Seharusnya lift tidak boleh lebih dari 13 orang.Meski hanya 12 orang kemungkinan hitungan volume menyamai atau melebihi bobot 13 orang.

    “Mungkin bobotnya yang lebih dari 13 orang makanya jadi over kapasitas, maaf ya Pak,”ujar Edi. Meski sudah mendengar penjelasan dari pihak hotel,namun para pejabat terlihat masih sangat kecewa dengan pelayanan Hotel Aryaduta. “Kenapa lift Hotel Aryaduta saat over kapasitas justru langsung menutup. Seharusnya lift dibangunan modern, kalaupun over kapasitas seharusnya liftnya tidak naik dan pintunya tetap terbuka.Lift seharusnya tidak berjalan kalau dia over kapasitas dan itu selalu ada tandanya yang muncul,” tegas Hanas Hasibuan dengan sedikit nada tinggi. Tak lama kemudian, para pejabat beranjak menuju lantai 9 karena acara akan dimulai.(sindo)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!