
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Komisi V DPR Gagas Jalan Tol ke Danau Toba
MEDAN(EKSPOSnews): Komisi V DPR RI menggagas pembangunan jalan tol dari Kota Medan
ke Danau Toba untuk mempercepat akses transportasi ke objek wisata
andalan di Sumatera Utara (Sumut) itu.
Ketua Rombongan Komisi V DPR RI Ali Wongso H Sinaga saat meninjau kesiapan armada transportasi menjelang Natal dan Tahun Baru di Terminal Amplas Medan, Senin 12 Desember 2011,mengatakan, meskipun danau tersebut masih menjadi objek wisata andalan di Sumut, selama ini banyak wisatawan yang enggan berkunjung karena infrastrukturnya kurang memadai. “Kami memang berencana menggagas pembangunan jalan tol dari Medan ke Danau Toba sebagai upaya untuk mempercepat akses transportasi dan meningkatkan pariwisata Danau Toba,” kata Ali Wongso didampingi anggota Komisi V DPR RI lainnya yakni, Usmawarnie Peter, Sunartoyo, dan Iskan Qolba Lubis yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Medan. Dia mengatakan, rencana pembangunan jalan tol Medan- Danau Toba ini sedang dibahas dalam peraturan rancangan tata ruang dan wilayah (RTRW) kawasan strategis nasional. Nantinya, pembangunan jalan tol akan dilakukan dari Bandara Kuala Namu menuju Danau Toba. “Danau Toba itu masuk dalam kawasan strategis nasional. Saat ini pembahasan jalan tol itu sedang kita godok,”jelas Ali Wongso. Untuk peraturan RTRW kawasan strategis nasional sendiri, kata Ali Wongso,setelah dibahas, ditargetkan sudah dibahas di awal ataupun di akhir 2012. Setelah aturan disahkan, maka pembangunan jalan tol Kuala Namu-Danau Toba akan dilakukan.“Kami sahkan dulu aturan kawasan strategis nasional ini,setelah itu barulah pembangunan jalan tol Kuala Namu- Danau Toba ini dibangun. Setidaknya, tahun 2013 lah target kita,”tegas Ali Wongso. Kuala Namu Harus Selesai 2012 Komisi V DPR RI juga turut meninjau pembangunan Bandara Kuala Namu kemarin.Ketua Rombongan Ali Wongso HS menegaskan, bandara internasional itu harus sudah siap akhir Desember 2012 atau awal Januari 2013.Sebab, kapasitas di Bandara Polonia,Medan,sudah tidak sangat memadai. Dia menyebutkan, sebenarnya kapasitas Bandara Polonia Medan saat ini hanya bisa menampung 900.000 orang naik turun setiap tahunnya.Namun, karena Kuala Namu belum juga selesai dibangun, akhirnya Polonia Medan memikul beban hingga 6,5 juta. “Tujuh kali lipat lebih dari kapasitas yang sudah dipikul oleh Bandara Polonia Medan. Untuk itu, pembangunan Kuala Namu harus diselesaikan akhir Desember 2012 atau awal Januari 2013,” tegas Ali Wongso usai rapat bersama jajaran Angkasa Pura (AP) II Bandara Polonia,Medan, dan pihak terkait di aula Gagak AP II Bandara Polonia,Medan. Ali Wongso mengatakan, berdasarkan hasil tinjauan Komisi V DPR,pembangunan Kuala Namu dipastikan akan selesai akhir Desember. Hanya saja,jalan keluar masuk masih bermasalah karena pembebasan lahan seluas 3,5 kilometer (km) belum tuntas. “Selain itu, terkait jalur kereta api 8.000 meter. Oleh kereta api diklaim lahan mereka, tapi sebagian lahan itu diakui milik masyarakat karena dilengkapi sertifikat. Tapi, itu akan diselesaikan,”paparnya. Sedangkan, pembangunan dari sisi udara menurutnya,diperkirakan sudah selesai pada Oktober 2012 dan dari sisi darat dipastikan selesai 100%. Mengenai kesiapan pemerintah daerah menjelang Natal dan Tahun Baru, menurut Ali Wongso pada umumnya sudah baik.Namun, masih ada beberapa hal yang harus diperhatikan, termasuk daerah-daerah yang rawan longsor.“Pemerintah akan menyediakan alat berat untuk mengantisipasinya,” pungkasnya. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, Wijaya Seta menambahkan, untuk mendukung pembangunan Bandara Kuala Namu, pihaknya sudah membangun jalan akses tol dan non-tol. Untuk pembangunan jalan tol, anggaran yang disiapkan pada 2012 sekitar Rp180 miliar dan baru terserap Rp80 miliar. “Kalau tahun depan bisa diselesaikan 300 hari diharapkan kontraktor bisa kerja tanpa hambatan,” ujarnya.(sindo)
BERITA TERKAIT:
|