
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
SMK Ditargetkan Lebih Banyak dari Sekolah Umum
MEDAN(EKSPOSnews): Dinas Pendidikan Sumatera Utara terus mendorong pertumbuhan Sekolah Menengah Kejuruan di kabupaten/kota di provinsi itu, untuk pencapaian perbandingan 60:40 dengan sekolah umum.
Sekretaris Dinas Pendidikan Sumatera Utara Bahauddin Manik di Medan, Selasa, 6 Desember 2011, mengatakan, sesuai dengan arah kebijakan dan pengembangan pendidikan kejuruan, target yang dicanangkan pemerintah pada tahun 2015 proporsi sekolah kejuruan dengan sekolah umum menjadi 60:40. "Untuk itu kami terus mendorong kabupaten/kota agar terus menambah jumlah SMK atau paling tidak lebih meningkatkan daya tampungnya pada sekolah yang sudah ada. Tentunya tetap diimbangi dengan peningkatan mutu," katanya saat membuka Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tingkat provinsi Tahun 2011. Ia mengatakan, dewasa ini ada beberapa hal yang harus dirubah dalam pembelajaran di SMK, yakni penyelenggaraan pendidikan harus lebih memperhatikan sistem pembelajaran yang relevan dengan pengetahuan dan kecakapan hidup. "Reorientasi pendidikan SMK perlu dilakukan dengan penyempurnaan pembelajaran, model pembelajaran serta perangkat yang mendukungnya untuk menghasilkan inovasi," katanya. Pendidikan kejuruan, lanjut dia, dirancang untuk mengembangkan keterampilan, kecakapan, pemahaman, sikap, kebiasaan kerja dan nilai-nilai yang diperlukan untuk bekerja atau menjadi lebih produktif. Selain membekali siswa dengan keterampilan sesuai dengan tuntutan lapangan kerja, siswa juga perlu diberikan pembinaan pengetahuan dan keterampilan serta dilatih secara terus menerus. Menurut dia, lomba kompetensi siswa SMK tersebut merupakan salah satu langkah dalam pembinaan dan pengembangan siswa, sekaligus sebagai wahana untuk melakukan promosi kepada dunia usaha dan industri. "Untuk itu kepada para peserta lomba saya minta berkompetisi dengan semangat sportivitas tinggi sehingga dapat membuktikan diri memiliki bakat dan prestasi yang paling baik," katanya. Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Kabid Dikmenti Disdik Sumut Latifah Hanum, mengatakan, LKS tingkat provinsi Sumut Tahun 2011 ini diikuti 257 peserta utusan 25 kabupaten/kota se-Sumut. Kegiatan yang digelar 5-9 Desember 2011 itu akan memperlombakan 20 mata lomba yang dibagi menjadi 3 kelompok, yakni teknologi, bisnis dan pariwisata, dan pertanian. "Pelaksanaan LKS SMK ini untuk memacu siswa SMK lebih meningkatkan kualitas dan hasil pembelajarannya sesuai dengan tuntutan kebutuhan dunia kerja.Ini juga sebagai wahana pengembangan dan pengakuan keunggulan kerja bagi siswa SMK yang memiliki kompetensi sesuai dengan dunia kerja," katanya.(antara)
BERITA TERKAIT:
|