
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Pengunjung Hari Menanam Pohon Indonesia di Tobasa Diminta Tanam Satu Pohon
BALIGE(EKSPOSnews): Hampir setiap pengunjung ke lokasi pencanangan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) di desa Desa Lintongnihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara diminta menanam satu pohon, dimaksudkan sebagai upaya memulihkan ekosistem kawasan danau Toba.
"Bulan menanam nasional di provinsi Sumatra Utara dalam program Toba Go Green untuk memulihkan ekosistem kawasan danau Toba dilakukan dengan pemberdayaan masyarakat sekitarnya," kata Kasubbag Pemberitaan Humas dan Protokol Setdakab Tobasa, Robintang Sitepu di Balige, Selasa, 29 November 2011. Ia mengatakan, momentum penetapan 28 November sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia yang digelar di desa Desa Lintongnihuta, dipadati ribuan pengunjung, mengingat areal tersebut pernah dijadikan sebagai posko pahlawan tanah Batak Raja Singamangaraja XII saat bertempur melawan penjajah Belanda. Para pengunjung, kata dia, menanam hampir sekitar 350 ribu bibit pohon pada lokasi berjarak sekitar delapan kilometer dari ibukota Balige itu, dengan berbagai jenis pohon yang dipersiapkan koordinator umum penyelenggara, yakni Irdam I/BB Kolonel Inf. Sakkan Tampubolon. Jenis pohon yang ditanam, lanjutnya, terutama asli dari Indonesia (endemic), seperti pohon kemiri kemenyan dan untuk tanaman keras antara lain, mangga, durian, pinus, suren, kayu Afrika, sengon dan jati putih. Menurut Robintang, pemilihan lokasi pencanangan HMPI di desa Lintongnihuta cukup tepat, karena tempat itu sangat cocok untuk mengekspos keindahan danau Toba sebagai danau vulkanik terbesar di Indonesia, bahkan dalam kawasan Asia Tenggara. Mungkin, kata dia, atas pertimbangan tersebut, lokasi itu dipilih untuk pencangan HMPI dalam kegiatan tanam pohon secara serentak dirangkaikan acara telekonferensi Presiden SBY dengan Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewijk Paulus, dari pinggiran Danau Toba, serta di Gunung Merapi, Jawa Tengah dan Kalimantan Timur. Pangdam I Bukit Barisan melakukan penananaman pohon bersama Panglima Kostrad TNI AD Letjen TNI AY. Nasution, Walikota Medan Rahudman Harahap, Anggota DPD RI Parlindungan Purba, Bupati Tobasa Kasmin Simanjuntak, Bupati Samosir Mangindar Simbolon , Bupati Humbang Hasundutan Maddin Sihombing, Bupati Simalungun JR. Saragih dan Bupati Tapanuli Utara Torang Lumbantobing. Selain itu, para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh Agama dan Pengurus MUI Provinsi Sumatera Utara, Alimuddin Simanjuntak didampingi Ketua MUI Kabupaten Tobasa, Jauhary Efendy dan Sekretaris H. Imran Napitutulu serta sejumlah undangan lain, juga turut menanam berbagai jenis bibit tanaman pada lokasi yang ditentukan panitia. Robintang mengatakan, terpilihnya Desa Lintongnihuta sebagai pusat kegiatan Toba Go Green dan lokasi berlangsungnya telekonferensi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewijk Paulus dari pinggiran danau Toba merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Toba Samsoir. Untuk itu, kata dia, seluruh komponen masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya di Kabupaten tersebut perlu memberikan dukungan maksimal demi suksesnya program HMPI, melalui peningkatan peran aktif untuk melestarikan ekosistem danau Toba.(antara)
BERITA TERKAIT:
|