Rabu, 23 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Atasi Macet, Pemko Medan Operasikan Angkutan Massal di Inti Kota
    MEDAN(EKSPOSnews): Pemerintah Kota (Pemko) Medan tengah merencanakan pengembangan Bus Rapid Transit (BRT). Realisasinya diharapkan dapat menangani persoalan kemacetan perkotaan melalui angkutan massal.

    Pengembangan BRT dengan sembilan titik koridor –di inti kota, lingkar luar, hingga luar daerah— ini tertuang dalam Master Plan Kota Medan. Dalam Bab 3 G a m b a r a n Infrastruktur Kota Medan poin 3.6 dinyatakan bahwa pelayanan BRT meliputi wilayah Medan, Binjai dan Deliserdang (Mebidang).

    Dari hasil studi sesuai hasil survei permasalahan transportasi, alternatif awal terdapat 7 koridor BRT Mebidang dalam Kota Medan.Sementara itu, 2 koridor sisanya menuju luar kota. Alternatif koridor dalam master plan itu yakni: pertama Pinang Baris-Guru Patimpus, meliputi Terminal Pinang Baris- Jalan Gatot Subroto-Jalan Guru Patimpus. Kedua, Brigjend Katamso-Yos Sudarso (Jalan Brigjen Katamso-Jalan Pemuda- Jalan Achmad Yani-Jalan Balaikota-Jalan Puteri Hijau- Jalan Yos Sudarso (Simpang Brayan).

    Ketiga, Amplas- Irian Barat (Terminal Amplas- Jalan Sisimangaraja-Jalan Cirebon- Jalan Irian Barat). Keempat, Perintis Kemerdekaan- Kuala Namu (Jalan Perintis Kemerdekaan- Jalan HM Yamin- Jalan Letda Sudjono-Kuala Namu). Kelima,Jamin Ginting-Raden Saleh (Jalan Jamin Ginting- Jalan S Parman-Jalan Kapten Maulana Lubis-Jalan Raden Saleh ) .

    Selanjutnya, keenam,Asrama- Kol Bejo ( J a l a n Asrama-Jalan Kapten Sumarso-Jalan Helvetia (Bay Pass)-Jalan Pertempuran- Jalan Pertahanan-Jalan Cemara- Jalan Kol Bejo). Ketujuh, AH Nasution- Pinang Baris (Jalan AH Nasution-Jalan Ngumban Surbakti- Jalan Flamboyan Raya- Jalan Sakura Raya-Jalan TB Simatupang-Terminal Pinang Baris). Kedelapan,Terminal Binjai- Terminal Pinang Baris (Jalan Medan-Binjai).

    Dan, kesembilan, Terminal Amplas-Terminal Lubuk Pakam (Jalan Medan- Lubuk Pakam). ”BRT itu juga model transportasi lintas daerah dan provinsi. Selain itu,dapat menjadi moda transportasi yang diharapkan sudah lama diinginkan untuk mengatasi masalah kecamatan Kota Medan.

    Kita berharap MP3EI yang sudah ada dibuat pemerintah pusat itu lebih dilengkapi lagi dengan pengembangan infrastruktur daerah dengan kemampuan daerah,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan Zulkarnain kepada wartawan, Jumat 25 November 2011.

    Dia mengatakan, untuk pengembangan 9 koridor BRT ini juga perlu dilakukan perencanaan lebih teknis. Sebab, dalam pelaksanaan teknisnya juga perlu dilakukan Design Engineering Detail (DED) terhadap struktur pembangunan fisik bangunan. ”Master plan ini kan kita persiapkan untuk perencanaan lebih teknis.Karena selama ini hanya perencanaan berupa omongan.

    Kalau master plan ini perencanaannya sudah pasti hanya tinggal bagaimana implementasinya ke depan. Perencanaan ini tinggal menyusun bagaimana sumber pembiayaannya dan teknis pelaksanaannya melalui DED yang disusun,”ujarnya. Zulkarnain juga menegaskan pengembangan BRT ini juga menjadi salah satu upaya Pemko Medan dalam lebih mengembangkan roda transportasi yang layak bagi warga Kota Medan,tidak hanya dalam kota namun juga luar kota.”Kita juga akan terus mengembangkan berbagai peraturan pendukung yang dapat memanjakan pihak swasta untuk mempercayakan investasinya di Kota Medan,” tegasnya. (sindo)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!