Rabu, 23 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Kiriman Limbah PKS dari Labusel Diduga Racuni Ikan Sei Barumun
    LABUHANBATU (EKSPOSnews): Ribuan ikan yang diprediksi mencapai sekitar 1,5 ton di sungai Barumun Desa Sei Siarti Kecamatan Panai Tengah, Labuhanbatu ditemukan mati mengambang di permukaan sungai. Diduga kuat kematian ribuan ikan itu akibat dari pencemaran limbah kiriman dari pabrik kelapa sawit (PKS) yang berada di Kabupaten Labuhanbatu selatan (Labusel).

    Sejumlah warga Desa Sei Siarti menerangkan, Selasa 8 November 2011 lalu, warga menemukan ribuan ikan dari berbagai jenis mengambang dipermukaan sungai, penemuan itu pun langsung tersebar dari mulut kemulut dikalangan warga, hingga menimbulkan kehebohan bagi penduduk di desa ini. “Kami tidak tahu dari PT (perusahaan PKS) mana, asal limbahnya. Pastinya, ribuan ikan di sungai bermatian,” kata Abdul Karim Nasution Warga setempat, Selasa 15 November 2011.

    Para warga meyakini kematian ikan sebanyak berkisar 1,5 ton tersebut, akibat limbah kiriman dari hulu sungai Barumun, yakni dari salah satu PKS di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. “Kami yakni limbahnya dari PKS di daerah Teluk Panji (Kabupaten Labusel),” terang Rambe warga lainya.

    Dijelaskan  warga setempat, jenis ikan yang mati yakni jenis ikan baung, ikan sibice, ikan putih, dan ikan lamiri serta sejumlah jenis ikan lainya. Sedangkan akibat pememuan ribuan ikan mati di sungai itu, menyebabkan warga khawatir mengkonsumsi air sungai Barumun. Padahal, itu merupakan sumber air yang diperguakan untuk dikonsumsi. “Kalau seperti ini, airnya tak bisa diminum lagi,” sambung Abdul Karim Nasution.

    Anggota DPRD Labuhanbatu Hidayat Hasibuan mengatakan paska kejadian itu, dirinya bersama sejumlah anggota DPRD lainya sudah turun  ke lokasi dan menyaksikan sisa – sisa ikan yang mati tersebut. “Kami (sejumlah anggota DPRD) sudah turun dan menyaksikan.(fh)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!