
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Roro Bengkalis Masih Dipadati Pemudik
PEKANBARU (EKSPOSnews): Kapal penyeberangan pengangkut penumpang dan barang antarpulau dalam provinsi jenis roll-on/roll-off (Roro) di Kabupaten Bengkalis, Riau hingga hari ke tiga Idul Fitri 1432 Hijriyah masih dipadati ribuan pemudik.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Bengkalis Elfian Ramli melalui komunikasi selular mengatakan Jumat 2 September 2011 tingginya arus mudik menuju Pulau Bengkalis menggunakan kapal penyeberangan roro telah terjadi sejak H-3. "Namun puncak arus mudik menuju Bengkalis terjadi pada H-2 (Senin 29/8) di mana tercatat ada sekitar seribuan orang per hari. Jika dikalkulasi hingga sekarang atau dalam seminggu terakhir, jumlah pemudik yang menyeberang dengan menggunakan kapal roro sekitar 13 ribu orang." Sementara untuk kendaraan yang dibawa oleh para pemudik baik sepeda motor maupun mobil dalam sepekan ini sudah tercatat sekitar lima ribuan, ujarnya. Jumlah ini diimbangi dengan para pemudik yang keluar dari Pulau Bengkalis yang juga menggunakan kapal penyeberangan roro. "Kalau dihitung-hitung jumlah pemudik yang keluar Pulau Bengkalis ada sekitar enam ribuan. Sementara untuk kendaraan baik sepeda motor dan mobil ada sekitar lima ribuan unit," katanya. Secara terpisah, Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishubkominfo Bengkalis Ja'afar Arief mengatakan, sejauh ini arus mudik di Pulau Bengkalis masih terus berlanjut. "Sementara untuk arus balik kita prediksi akan mulai terjadi pada H+4 dan puncaknya yakni pada H+7," katanya. Namun peningkatan jumlah pemudik ini tidak mendatangkan kekhawatiran yang berarti mengingat armada penyeberangan yang disiapkan ada sebanyak tiga unit dan ini dirasa sangat mencukupi untuk melayani penyeberangan penumpang, barang dan kendaraan selama musim mudik Lebaran tahun ini. "Sistem kelancaran mudik Lebaran tahun ini untuk kapal penyeberangan roro yakni dengan formasi 2-1, di mana dua roro beroperasi sementara satu tetap 'standby' dengan tujuan mengantisipasi lonjakan pada puncak arus mudik dan balik," ujarnya.(an)
BERITA TERKAIT:
|