
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Rumah Tidak Layak Huni di Langkat Akan Dibangun
STABAT (EKSPOSnews): Sebanyak 437 rumah kumuh di wilayah pesisir pantai Desa Kelantan dan Desa Perlis Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara akan dibangun.
"Rumah yang tidak layak huni itu selama ini ditempati masyarakat nelayan," kata Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Langkat, Basrah Pardomuan di Stabat, Jumat 26 Agustus 2011. Pembangunan rumah kumuh tersebut, menurut dia, bersumber dari dana pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 20 miliar. "Kalau pembangunan rumah kumuh tersebut nantinya dapat terlaksana, maka Kabupaten Langkat merupakan daerah percontohan di Pulau Sumatera," katanya. Bahkan, rencana pembangunan rumah kumuh tersebut, saat ini sedang dalam proses tender di Jakarta. Selanjutnya ia mengatakan, pada mulanya pembangunan rumah kumuh itu diperuntukkan bagi 247 warga yang ada di daerah tersebut, namun dikemudian terjadi penambahan. "Pemerintah tidak hanya membangun rumah kumuh, tetapi juga infrasruktur berupa jalan setapak, drainase, jembatan, dermaga hingga balai pertemuan", katanya. Ia mengatakan, mulanya dana yang diperuntukkan untuk penataan kawasan rumah kumuh tersebut sekitar Rp 15 miliar.Namun ketika ditinjau ulang oleh Tim Kementerian Perumahaan Rakyat, dana tersebut tidak mencukupi, terpaksa dilakukan penambahan. Penambahan tersebut, mulai dari rancangan kegiatan, hingga pembangunan dan pemeliharaannya, kesemuanya itu akan dikelola oleh pihak Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat hanya menerima rumah yang sudah siap nantinya. Selanjutnya Basrah mengatakan Kabupaten Langkat juga akan menerima proyek lain, berbentuk pembangunan 40 rumah panggung untuk nelayan di Kelurahan Sei Bilah Kecamatan Sei Lepan. Pembangunan rumah tersebut juga akan dilaksanakan Kemenpera. Awalnya Pemkab Langkat mengajukan 30 rumah, namun melihat perkembangan yang terjadi maka ditambah 10 rumah lagi, dengan dana mencapai Rp 1,6 miliar. Selain itu juga akan dibangun rumah swadaya untuk tiga kecamatan di Langkat, yakni Kecamatan Salapian, Kecamatan Kuala dan Kecamatan Selesai. Pembangunan rumah tersebut sebanyak 150 rumah, yakni 100 rumah dibangun secara utuh, sedangkan 50 rumah lagi mendapat biaya rehab. "Pembangunan dan rehab rumah penduduk tersebut juga akan dilakukan Kemenpera dengan dana sebesar Rp 1,2 miliar," kata Basrah. (an)
BERITA TERKAIT:
|