Rabu, 23 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Warga Padangpariaman Masih Tahan Harimau Sumatra
    PADANGPARIAMAN (EKSPOSnews): Warga di hutan Pandawa Lima, Korong/Desa Tarok, Nagari Kepala Hilalang, Kabupaten Padangpariaman, Sumbar, masih menahan seekor harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) yang mereka tangkap pada Sabtu 9 Juli 2011.

    Bambang, Wali Korong Tarok mengatakan, warga setempat belum mau melepas harimau kepada pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar karena selama penangkapan sudah menghabiskan biaya banyak.

    "Selama penangkapan harimau ini yang berlangsung enam bulan, warga sudah menghabiskan uang banyak sampai jutaan," kata Bambang di Pariaman,Minggu 10 Juli 2011.

    Biaya tersebut dipakai untuk menyiapkan kandang yang sudah dua kali pindah tempat dan umpan-umpan berupa hewan ternak.

    Belum lagi hewan ternak warga yang sudah dimakan harimau sebelumnya, serta biaya operasional selama enam bulan itu.

    Jadi, katanya, bukannya warga menahan dengan niat tertentu, namun bila pihak BKSDA bersedia mengganti biaya, silakan harimau dibawa.

    Selain itu, pemuda setempat juga membuka kotak sumbangan bagi warga lainnya yang ingin menyaksikan harimau di kandangnya.

    Bambang mengatakan banyak warga di luar Desa Tarok berbondong-bondong ingin menyaksikan harimau itu.

    Warga rela berjalan kaki ke kawasan rimba itu agar dapat melihat rupa "raja hutan" dari dekat.

    Meskipun diketahui masih ada dua ekor harimau lain berkeliaran, kata Bambang, hal itu sudah diantisipasi dengan menyiapkan para pawang harimau untuk berjaga-jaga.

    Harimau Sumatera betina berusia sekitar lima tahun itu, ditangkap warga pada Sabtu (9/7) menggunakan perangkap kandang pasak kayu.

    Pihak BKSDA bersama Polisi Kehutanan Sumbar sudah sampai di lokasi, namun belum diperkenankan melakukan tindakan oleh warga.

    BKSDA Sumbar juga telah menyiapkan kandang besi harimau, bila diperlukan untuk memindahkan harimau ke tempat lebih jauh dari hutan.

    Sebelumnya, pascapenangkapan harimau, warga telah menggelar upacara adat pada Sabtu (9/7) malam.(an)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!