Rabu, 23 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Hanya Satu Anggota Kopassus Tewas Saat Ekspedisi di Gunung Sinabung
    MEDAN(EKSPOSnews): Komando Daerah Militer (Kodam) I Bukit Barisan memberitahukan jika anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang meninggal dunia dalam ekspedisi di kawasan Gunung Sinabung hanya satu orang.

    Hal itu disampaikan Kepala Penerangan Kodam I Bukit Barisan Letkol Kav Halilintar dalam siaran persnya, di Medan, Rabu 25 Mei 2011.

    Letkol Halilintar menyebutkan, informasi itu disampaikan untuk meluruskan pemberitaan yang sempat beredar jika anggota Kopassus yang meninggal dunia dalam ekspedisi itu dua orang.

    Sedangkan satu personel lainnya yakni Sertu Hendrawan Anang masih hidup meski mengalami pendarahan dalam sebuah kecelakaan lalu lintas.

    "Personel yang meninggal dunia itu atas nama Prada Eko Awianto," katanya.

    Halilintar menjelaskan, Prada Eko Awianto yang menjadi anggota tim ekspedisi Bukit Barisan meninggal dunia pada 15 April 2011 pukul 15.50 WIB.

    Awalnya, prajurit Kopassus itu mengalami sakit demam yang disertai meriang dan dirawat RSU Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo pada 7 April 2011.

    Disebabkan kondisi kesehatannya tidak membaik, Prada Eko Awianto dibawa ke RS TNI Angkatan Darat (AD) di Jalan Putri Hijau Medan pada 8 April 2011.

    Namun nyawa anggota pasukan khusus TNI-AD itu tidak tertolong dan meninggal dunia pada 15 April 2011.

    Sedangkan Sertu Hendrawan Anang mengalami kecelakaan lalu lintas pada 16 Mei 2011 sekitar pukul 11.30 WIB ketika menaiki kendaraan bersama salah anggota tim ekspedisi lainnya yakni Letda Inf Dwi Okta.

    Dua anggota TNI-AD mengalami kecelakaan ketika menuju Desa Kuta Rakyat Kecamatan Namanteran untuk membeli kawat pemancang tiang bendera yang akan digunakan untuk pelaksanaan Hari Kebangkitan Nasional di Lau Kawar.

    Saat itu, sepeda motor yang dinaiki Letda Inf Dwi Okta dan Sertu Hendrawan Anang bertabrakan dengan sebuah mobil minibus yang datang dari arah berlawanan.

    Akibat kecelakaan itu, Sertu Hendrawan Anang mengalami pendarahan sedangkan Letda Inf Dwi Okta mengalami luka ringan.

    Untuk mendapatkan perawatan intensif, Sertu Hendrawan Anang dibawa ke RS Adam Malik Medan, katanya.(an)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!