
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Pelajar Bhayangkari Medan Kesurupan
MEDAN (EKSPOSnews): Puluhan pelajar SMP Yayasan Kemala Bhayangkari I Medan, Rabu 3 November 2010 sekitar pukul 10.00 WIB mengalami kesurupan saat kegiatan belajar.
Berdasarkan informasi diperoleh di sekolah tersebut, peristiwa kesurupan itu sudah berlangsung hampir setiap hari dan selama sepekan terakhir ini. Bahkan, sejak Kamis (28/10) pelajar SMP yang kesurupan itu mencapai puluhan orang. Selain itu, hari ini (Rabu, 3/11) jumlah siswa yang mengalami kesurupan semakin terus bertambah pada saat jam belajar. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pihak sekolah akhirnya lebih cepat memulangkan siswa. Bahkan saat pulang sekolah, salah seorang siswi SMA kesurupan di Jalan Wahid Hasim, tepat depan pintu gerbang sekolah tersebut. Kejadian kesurupan itu masih terus terjadi pada beberapa siswi lainnya hingga sekitar pukul 14.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, siswi yang mengalami kesurupan menjerit histeris dan meronta-ronta hingga akhirnya jatuh pingsan, kemudian diangkat oleh teman-temannya ke dalam sekolah di depan pos sekuriti. Saat hendak dikonfirmasikan jumlah pasti siswa yang mengalami kesurupan tersebut ke pihak sekolah, tidak mendapat jawaban. Wartawan juga dilarang untuk melakukan peliputan dan mengambil foto oleh petugas sekuriti sekolah tersebut. "Pesan kepala sekolah, beliau tidak bisa terima tamu dan tidak bisa dikonfirmasi," kata salah seorang petugas sekuriti sekolah tersebut. Beberapa orang siswa yang dimintai keterangan menyebutkan, siswa mengalami kesurupan adalah kelas VIII (SMP kelas 2) dan kelas XI (SMA kelas 2). "Kejadian itu hampir setiap hari.Delapan orang kesurupan dua hari lalu, sebelumnya belasan orang juga mengalami hal yang sama," kata salah seorang siswa yang tidak bersedia disebutkan namanya. Kapolsekta Medan Baru, AKP Saptono yang ditemui di sekolah mengatakan, pihaknya merasa prihatin atas peristiwa tersebut dan kedatangannya kesekolah ini hanya sebatas melakukan pengamanan. Ia juga mengaku tidak mengetahui apa yang menyebabkan terjadinya kesurupan massal atas siswa itu. "Kalau ditanya sebabnya, ya saya tidak tahu, saya kan bukan paranormal. Hari ini ada sekitar 15 sampai 20 orang yang kesurupan," katanya.(an)
BERITA TERKAIT:
|