Gawat! MK Juga Penuh Suap dalam Kasus Pilkada

Jumat, 29 Oktober 2010 | 05:21:45
JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD membentuk tim investigasi guna mengungkap kebenaran terkait adanya kabar suap Rp1 Milliar terhadap salah satu hakim konstitusi.

Mahfud juga mengaku kaget setelah melihat sebuah tulisan yang dibuat salah satu Pengacara bernama Refly Harun di salah satu harian nasional berjudul "MK Masih Bersih"?.

Dalam tulisan tersebut tertulis bahwa Refly pernah melihat dan mendengar langsung ada orang yang menyediakan miliaran rupiah untuk berperkara di MK sehubungan dengan gugatan perkara Pilkada di Papua.

Karena itulah Mahfud mengangkat Refly menjadi Ketua Tim Investigasi penelusuran perkara suap menyuap perkara di Mahkamah Konstitusi.

"Demi komitmen dan tanggung jawab saya sebagai Ketua MK dan komitmen para hakim MK yang selalu bersikap akan menjamin kebersihan dari segala bentuk suap menyuap maka MK akan mengangkat Refly sebagai ketua Tim Investigasi," ujar Mahfud di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis 28 Oktober 2010.

Menurut Mahfud, apa yang ditulis Refly di sebuah media massa cetak nasional sudah terang benderang sehingga sangat mudah untuk membuktikan kebenaran atau ketidakbenarannya. Sebab, Refly mengaku sudah bertemu sendiri orang-orang yang mengaku menyuap MK. (inc)

BERITA LAINNYA
Sebuah Mobil di Palembang Meledak
Minggu, 26 April 2015 | 13:51:00
Warga Sumut Tewas Kecelakaan Maut di Pekanbaru
Minggu, 26 April 2015 | 08:48:06
Timah Diminta Perhatikan Keluhan Para Nelayan
Sabtu, 25 April 2015 | 06:30:47
BC Karimun Larang Wartawan Meliput Kunjungan Menkeu
Sabtu, 25 April 2015 | 06:23:30
Pesawat Lion Air Terbakar di Kuala Namu
Jumat, 24 April 2015 | 20:36:14
Mabes Polri Turun Tangani Kebakaran Bank Aceh
Jumat, 24 April 2015 | 06:12:07
Pemrov Sumbar Tak Akui Pengangguran Meningkat
Kamis, 23 April 2015 | 10:02:34
2 Kampung di Aceh Tengah Terisolir
Selasa, 21 April 2015 | 06:44:35
Longsor di Aceh Tengah, 9 Rumah Ambruk
Selasa, 21 April 2015 | 06:42:20
Tapanuli Utara Diguncang Gempa
Senin, 20 April 2015 | 06:53:45
Pantai Nongsa Tercemar Limbah
Minggu, 19 April 2015 | 19:02:40
BERIKAN KOMENTAR
Top