
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Rencana Pelantikan Wali Kota Siantar Dikawal Super Ketat
Jansen
Jajaran bunga papan mengucapkan selamat bagi walikota SiantarPEMATANGSIANTAR(EKSPOSnews) : Rencana pelantikan wali kota dan wakil wali kota Pematangsiantar periode 2010-2015, Kamis 23 September 2010, akan mendapatkan pengamanan super ketat dari pihak keamanan setempat. Pelantikan pasangan Hulman Sitorus-Koni Ismael melibatkan 500 personil TNI, dari 800 personil aparat keamanan yang dilibatkan, guna mengamankan acara dan 700 tamu undangan.
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Pemdatangsiantar, Donver Panggabean, Rabu 22 September 2010 mengaku pihaknya tidak mau mengambil risiko di acara pelantikan hari ini. Untuk itu, segala fasilitas pelantikan sudah disiapkan pemerintah, termasuk fasilitas pengamanan, yang diserahkan sepenuhnya kepada Kapolresta Pematangsiantar. Mengenai pengamanan yang tergolong ketat, Plh wali kota itu tidak memberikan komentar. Namun Sekda Kota Pematangsiantar ini memastikan, pengamanan dilakukan untuk memastikan acara pelantikan dapat berjalan lancar, tanpa ada gangguan. Sedangkan indikasi gangguan terhadap acara pelantikan, Donver memperkirakan indikasi kearah itu tidak ada. Dandim 0207/Simalungun, Letkol Arm Anton Irianto Popang mengatakan, aparat TNI dilibatkan untuk pengamanan pelantikan wali kota dan wakil wali kota, setelah Kapolresta Pematangsiantar, AKBP Fatori meminta bantuan untuk pengamanan. Untuk itu, TNI melalui sejumlah satuan yang ada, mengerahkan sekitar 500 personil. Menurutnya, pengamanan yang dilakukan TNI dalam bentuk pengamanan terbuka dan tertutup. Dimana pengamanan terbuka, personil TNI mengenakan seragam dinas dan dipersenjatai. Sedangkan pengamanan tertutup, dilakukan aparat inteligen TNI. Mengenai penempatan personil TNI, menurut Dandim 0207/Simalungun, hal itu sepenuhnya disiasati oleh Polresta Pematangsiantar. Hanya saja, personil TNI yang terlibat dalam pengamanan, akan siap mengamankan acara pelantikan, dengan segala bentuk kemungkinan yang akan muncul nantinya. Namun, dalam pelaksanaan di lapangan, aparat TNI akan melakukan pengamanan sesuai dengan prosedur yang ada. Sementara itu, Kabag Ops Polresta Pematangsiantar, Kompol J Pinem menjelaskan, untuk mengamankan pelantikan, Polresta mengerahkan 800 personil aparat keamanan dari TNI dan Polri. Selain melibatkan personil TNI dan Polri, pengamanan pelantikan juga dibantu 60 personil Satpol PP Pemko Pematangsiantar. Dalam tugasnya, aparat Satpol PP akan menjaga pintu masuk DPRD dan ruang sidang (tempat pelantikan berlangsung). Kakan Satpol PP, Mahadin Sitanggang menjelaskan aparat Satpol PP akan melakukan pagar betis, guna menjaga setiap tamu undangan yang hadir. Sedangkan informasi yang dihimpun dilapangan jik acara pelantikan hari, akan diwarnai aksi unjuk rasa dari dua kubu berbeda kepentingan. Di satu pihak, menolak pelantikan Walikota dan Wakil Walikota, sedangkan kelompok lainnya mendukung kegiatan tersebut. Hal ini dibenarkan Kasat Intel Polresta Pematangsiantar, AKP Darwin Sitepu. Dimana, sesuai surat pemberitahuan yang diterima Polresta, jumlah massa yang akan melakukan aksi unjuk rasa sekira 300 orang. (jansen)
BERITA TERKAIT:
|