
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
2 Kali Rencana Pelantikan Wali Kota Siantar Hulman-Koni Batal
Jansen
Ucapan selamat dari Pangdam I BB dan Danrem 022 PT, meskipun pelantikan Hulman Koni batal dilaksanakanPEMATANGSIANTAR (EKSPOSnews): Dua kali rencana pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pematangsiantar periode 2010-2015, Hulman Sitorus, dan Koni Ismael Siregar batal dilaksanakan.
Sebelumnya, pada tanggal 25 Agustus 2010, pasangan terpilih hasil Pemilukada Kota Pematangsiantar tersebut seharusnya dilantik seiring dengan berakhirnya masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2005-2010 yakni RE Siahaan-Imal Raya Harahap. Selanjutnya direncanakan pelantikan terhadap Hulman-Koni (Hoki) akan dilaksanakan, Rabu 15 September 2010 sesuai dengan hasil rapat kordinasi di Pemprovsu beberapa waktu lalu.Namun, kepastian rencana pelantikan tersebut kembali batal dilaksanakan. Ketua DPRD Kota Pematangsiantar, Marulitua Hutapea saat ditemui, Selasa 14 September 2010 usai pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota dewan Hulman Sitorus digantikan Chondri Horas Silitonga mengatakan tidak ada agenda pelantikan terhadap pasangan Hoki. Menurutnya, Badan Musyawarah (Banmus) belum ada menjadwalkan agenda pelantikan tersebut. “Tidak ada rencana pelantikan wali kota dan wakil wali kota,” paparnya. Marulitua juga mengaku tidak mengetahui adanya rencana persiapan pelantikan, seperti adanya pemasangan tenda, termasuk puluhan bunga papan yang berisi ucapan selamat pada Hoki. Dia juga menambahkan akan meminta Satpol PP untuk menertibkan bunga papan yang telah dipajang di depan gedung DPRD, termasuk disepanjang Jalan Merdeka. Mengenai adanya undangan pelantikan yang ditanda tangani Wakil Ketua DPRD, Zainal Purba, menurutnya hal itu tidak benar. Maruli menambahkan, hingga saat ini belum ada beredar undangan pelantikan tersebut. Wakil Ketua DPRD Zainal Purba dan Timbul Lingga secara terpisah juga membenarkan jika tidak ada pelantikan dilaksanakan, karena belum ada jadwal dari Banmus. Zainal Purba juga membantah ada menandatangani surat undangan untuk pelantikan, termasuk memimpin sidang paripurna DPRD. Sedangkan Timbul Lingga mengaku bersedianya Zainal Purba untuk memimpin sidang paripurna sesuai dengan kesepakatan diantara unsur pimpinan. Sehingga bukan dirinya yang akan memimpin paripurna tersebut. Sementara itu, Hulman Sitorus dan Koni Ismael Siregar saat ditemui membenarkan jika pelantikan terhadap mereka berdua tidak jadi dilaksanakan, Rabu 15 September 2010, karena penjadwalannya belum ada di Banmus. Namun, Hulman menilai sebenarnya Banmus tidak bisa bekerja tanpa adanya Ketua dalam menentukan rapat dan jadwal . Sehingga tidak mungkin dilaksanakan pelantikan dengan keadaan seperti ini. “Tidak perlu sebenarnya ada pelantikan melalui sidang paripurna dan langsung saja dilaksanakan. Artinya masih ada opsi lain, dimana sajapun bisa dilantik,” ujarnya. Hulman juga mengaku belum ada pemberitahuan dari Pemprovsu mengenai pelantikan, karena menurutnya Rabu 15 September 2010 ada rapat yang akan diikuti unsur Muspida plus. (jansen)
BERITA TERKAIT:
|