Rabu, 23 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Di Humbahas Ditemukan 2.485 Rumah Tidak Layak Dihuni
    DOLOKSANGGUL (EKSPOSnews): Sekitar 2.485 rumah masyarakat di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumut masuk dalam kategori tidak layak huni. Sementara 15.873 dari total 34.563 rumah tangga di daerah ini masuk dalam kategori Rumah Tangga Miskin (RTM) yang tersebar di 143 desa dan 1 kelurahan.

    Angka rumah tidak layak huni ini sesuai dengan data yang dimiliki oleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Humbahas 2009. “Kriteria penetapan rumah tidak layak huni itu ada, diantaranya dari sisi atap, dinding dan lantai dan luas bangunan yang dihuni warga. Penetapan itu dilakukan sesuai dengan hasil pendataan langsung ke lapangan,” ungkap Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Humbahas, Jahusor Simamora kepada wartawan, Rabu 14 Juli 2010.

    Dikatakan, tahun 2008, pihaknya telah menyalurkan bantuan alat bangunan rumah kepada 60 warga pemilik rumah tangga tidak layak huni yang tersebar di 10 kecamatan di Humbahas. Dengan total alokasi dana Rp300 juta, sama halnya juga tahun 2009.

    Sedangkan tahun 2010 sebanyak 50 rumah yang mendapat bantuan yang juga dengan dana Rp300 juta. Namun, siapa-siapa saja yang mendapatkannya masih dalam perlengkapan di lapangan.”Tahun 2010 ini hanya berkisar 50 rumah yang mendapat bantuan, namun siapa-siapa saja yang mendapatkannya itu masih dalam pendataan,” tuturnya.

    Menurut dia, pemberian bantuan alat bangunan ini oleh pemerintah kepada warga dimaksudkan untuk memotivasi warga memperbaiki rumahnya. “Artinya, pemerintah bukan membangun rumah baru bagi mereka, tetapi memotivasi masyarakat agar merehabilitasi rumahnya.”

    Bantuan yang diberikan, menurut Jahusor lagi, bukan dalam bentuk uang tetapi berupa bahan bangunan. “Jadi jangan nanti ada warga yang salah persepsi, yang diberikan itu bahan bangunan seperti seng, paku, broti, papan, dan semen. Yang mengerjakan pemilik rumah itu sendiri, bukan pemerintah. Inipun jangan salah lagi, jangan pula ditafsirkan pemerintah yang membangun langsung,” paparnya.

    Disisi lain, berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan daerah (Bappeda) Humbahas tercatat sebanyak 34.563 rumah tangga di Humbahas dan sekitar 15.873 rumah tangga yang masuk dalam kategori miskin. Kabupaten Humbang Hasundutan sejauh ini masih tertinggal. (gs)


    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!