
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
UN di SMAN 4 Patimura Siantar Diawasi Dewan Pendidikan Sumut
Jansen
Siswa SMAN 4 Siantar sedang mengikuti ujian nasionalPEMATANGSIANTAR(EKSPOSnews) : Pelaksanaan hari pertama Ujian Nasional (UN) di SMA Negeri 4 Jalan Patimura Kota Pematangsiantar, Senin (22/3) langsung diawasi tim independen dari Dewan Pendidikan (DP) Provinsi Sumatra Utara, yakni Ronald Naibaho dan Saida Butar-butar dari Universitas Negeri Medan (Unimed).
Selain itu, Ketua Dewan Pendidikan Kota (DPK) Pematangiantar Armaya Siregar juga tampak ikut hadir memantau pelaksanaan UN disekolah yang sebelumnya rencananya akan diruilslag (tukar guling) tersebut. Menurut Saida Butar-butar, kehadiran pihaknya untuk mengawasi pelaksanaan UN tingkat SMA/ MA di Kota Pematangsiantar. Dikatakannya untuk UN di SMA Negeri 4 ada 29 pengawas dari berbagai perguruan tinggi di Medan. Saida juga menambahakn mata pelajaran yang diujikan, yakni jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), yakni Bahasa Indonesia dan Sosiologi. Sedangkan jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) terdiri dari Bahasa Indonesia dan Biologi. Sementara itu, Kepsek SMA Negeri 4 Drs Mauruddin Sitohang, mengatakan sebanyak 441 siswa terdiri program IPA 265 siswa dan IPS 176 siswa mengikuti UN dengan mempergunakan 23 ruangan dan diawasi 46 pengawas. Sedang naskah UN sebanyak 23 bundel terdiri sampul besar 21 bundel dan sampul kecil dua bundel, cadangan dua bundel dan lembar jawaban komputer (LJK) sebanyak 441 lembar. Sitohang juga menyebutkan tidak ada masalah dengan adanya wacana ruislag sebelumnya dan diharapkan para siswa yang mengikuti UN tahun pelajaran 2009/2010 bisa lulus mencapai 95 persen. “Berbagai persiapan sudah dilakukan terutama les sore selama dua bulan dan try out bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Ganesha Operation (GO),” sebutnya. Polresta Pemtaangsiantar juga turut memantau pelaksaan UN di SMA Negeri 4 diantaranya Kabag Ops Kompol J. Pinem, Kabag Bina Mitra AKP Muslim, Kasat Intelkam AKP Darwin Sitepu, Kapolsek Siantar Timur AKP T. Sitepu dan terakhir hadir Kapolresta AKP Fatori yang langsung ke Posko Panitia UN serta berbincang-bincang dengan Kepsek SMA Negeri 4 dan pengawas. Sementara itu, usai meninjau Kapolresta membenarkan ada tiga siswa kelas III SMA yang sudah terdaftar sebagai peserta UN dan tersangkut masalah tindak pidana di Polresta Pematangsiantar. Dimana dua dari siswa sudah ditangguhkan penahanannya agar bisa mengikuti UN, apalagi sudah ada surat permohonan dari orangtua masing-masing, sedang satu lagi sudah dilimpahkan ke kejaksaan dan kasusnya cukup berat. Menurutnya, bila ada siswa yang akan mengikuti UN tidak masalah bagi pihaknya dan bisa mengikuti UN serta diprioritasan. “Polisi ada jiwa sosialnya, karena bisa merasakan kalau kita yang mengalaminya,” sebutnya. Menyinggung pengamanan yang dilakukan pihak Polresta, Kabag Ops menyebutkan ada 69 lokasi terdiri 33 SMA/MA negeri dan swasta serta 36 SMK negeri dan swasta. Sebelumnya 73 lokasi UN, namun karena ada beberapa sekolah siswanya hanya sedikit hingga digabung ke sekolah lainnya yang mendapat pengamanan dari Polresta. Sejumlah anggota DPRD Kota Pematangsiantar juga melakukan peninjauan pelaksanaan UN di SMA Negeri 4, yakni Kennedy Parapat, Saut H Simanjuntak, Josmar Simanjuntak, Kristina Novelindah, Erlinda TA Sirait dan Gundian. Sementara itu, beberapa siswa SMA Negeri 4 yang ditanyai usai pelaksanaan UN, seperti Boby Kurniawan dari program IPA dan Aulia Rahman dari program IPS mengaku merasa nyaman mengikuti UN dan materi soal yang diujikan menurut mereka tidak terlalu sulit. Karena sebanyak 50 soal materi ujian merupakan pilihan berganda.(jansen)
BERITA TERKAIT:
|