Rabu, 23 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Pemkab Riau Ongkosi Pengemis
    PEKANBARU (EKSPOSnews): Dinas Sosial Provinsi Riau tahun 2012 menyiapkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp250 juta untuk ongkos pemulangan para gelandangan dan pengemis yang kerap mangkal di provinsi itu.

    "Kalau dibandingkan dengan anggaran tahun sebelumnya, memang jauh berkurang. Tahun sebelumnya (2011) itu anggaran khusus untuk pemulangan gelandangan dan pengemis (gepeng) sempat lebih Rp400 juta," kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau Zaini Ismail.

    Zaini mengakui, dana yang teralokasi untuk pemulangan gepeng tersebut sangat minim dan dikhawatirkan tidak mencukupi kebutuhan program tahunan.

    "Ditambah lagi, mereka para gepeng yang berdatangan ke Riau khususnya Pekanbaru merupakan warga asal Jawa dan beberapa wilayah luar provinsi dalam Sumatra maupun luar Sumatra lainnya. Bayangkan saja berapa uang yang harus dikeluarkan setiap kali pemulangan satu pengemis dikalikan puluhan orang yang terjaring bisa jadi setiap bulannya," katanya di Pekanbaru, Rabu 22 Februari 2012.

    Kendati demikian, kata Zaini, pihaknya akan berupaya melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial di kabupaten/kota se-Provinsi Riau untuk bersama-sama mengatasi masalah gepeng ini.

    "Harapannya mereka (Dinas Sosial kota/kabupaten) turut andil dalam penganggaran pemulangan gepeng yang berkeliaran di wilayahnya masing-masing," ujarnya.

    Saat ini pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Riau tengah gencar dalam melakukan penertiban terhadap komunitas gepeng yang kerap berkeliaran di pusat-pusat keramaian.

    Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru, baru-baru ini. Dimana Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama anggota kepolisian setempat dalam razianya juga berhasil mengamankan sedikitnya 26 gepeng mulai dari anak-anak hingga dewasa bahkan tua manula.

    Keberadaan gepeng di Pekanbaru yang tidak pernah berkurang jumlahnya (padahal dirazia setiap waktu) sempat menimbulkan kecurigaan pihak kepolisian setempat yang mencurigai adanya sindikat khusus terkait gepeng.

    "Razia penertiban gepeng ini akan rutin dilakukan karena pihak kepolisian juga tengah melakukan penyelidikan terhadap indikasi sindikat jaringan yang mengkoordinir para gepeng tersebut untuk mengemis dan pengamen di jalanan," kata Kepala Satuan (Kasat) Binmas Polresta Pekanbaru, Kompol Zulkifli Akbar. (antara)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!