
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Lansia di Solok Dapat Bantuan Langsung
ARASUKO (EKSPOSnews): Sedikitnya 162 orang lanjut usia (lansia) Kabupaten Solok, Sumatra Barat tahun 2012 akan memperoleh bantuan langsung senilai Rp200 ribu per orang per bulan.
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja (Sosnaker) setempat, Taufik Ramadhan, menyatakan bantuan tersebut merupakan alokasi dana dari pusat untuk 122 orang lansia ditambah anggaran dari APBD Kabupaten Solok untuk 40 orang lansia. Menurut dia, lansia yang mendapatkan bantuan tersebut sebelumnya sudah dilakukan penyeleksian, sehingga lansia berumur 60 tahun keatas dan dari kalangan keluarga tidak mampu mendapat prioritas. "Kita sudah melakukan penyeleksian melalui usulan tiap nagari (desa adat) dan diprioritaskan untuk lansia yang hidup di bawah garis kemiskinan," katanya, Minggu 29 Januari 2012. Menurut dia, untuk pencairan dana bantuan tersebut akan dilakukan pada bulan Februari sehingga bisa dimanfaatkan oleh lansia untuk memenuhi kebutuhannya. Dijelaskannya, dari data Sosnaker setempat setidaknya di daerah itu terdapat 2000 orang lansia yang tersebar di 14 kecamatan. "Dari jumlah tersebut sekitar 40 persen termasuk kategori tidak mampu yang selayaknya mendapatkan bantuan," katanya. Ditambahkan, mengingat bantuan tersebut terbatas, maka pihaknya belum mampu memenuhi bantuan kepada seluruh lansia yang terlantar. "Kita baru bisa memberikan bantuan melalui alokasi yang telah dianggarkan, dan lansia yang mendapatkan bantuan tersebut memang betul-betul terlantar," katanya. Akan tetapi, lanjut dia, walaupun masih banyak lansia yang belum mendapatkan bantuan namun tidak ditemukan lansia yang tidak makan karena jeritan ekonomi. "Pada umumnya di Minangkabau semiskin apapun orang, tidak ada yang tega membiarkan karib atau tetangganya yang tidak makan," jelasnya. Ketua DPRD setempat, Syafri, meminta dinas terkait agar terus berupaya untuk menggaet dana pusat untuk memberikan bantuan terhadap lansia yang hidup di bawah garis kemiskinan. "Kalau diambilkan dari APBD memang sangat sulit mengingat anggaran yang terbatas, justru itu diperlukan kejelian dinas terkait untuk berupaya menggaet bantuan lain untuk kesejahteraan lansia," katanya.(antara)
BERITA TERKAIT:
|