Penderita Kanker Payudara di Padang Meningkat

Kamis, 4 April 2013 | 08:09:24
PADANG (EKSPOSnews): RSUP M Djamil Padang pada triwulan pertama tahun 2013 mencatat sebanyak 154 pasien yang menderita kanker payudara dirawat di RS terbesar di Provinsi Sumatera Barat tersebut.

Kepala Instalasi Humas dan Pengaduan Masyarakat RSUP M Djamil Padang, Rita Prima Putri di Padang  mengatakan dari jumlah pasien yang masuk ke RSUP M Djamil rentang awal tahun 2013 ini, kasus kenker payudara menduduki posisi terbanyak pasien yang dirawat.

"Kanker poayudara ini umumnya diderita oleh wanita, namun terkadang pria juga bisa terjangkit, meski kemungkinanya cukup kecil jika dibandingkan dengan wanita," kata Rita, Kamis 4 April 2013.

Dia menambahkan, sebab itu, pencegahan terhadap kenker payudara tersebut harus disadari oleh setiap masyarakat, agar tidak mudah terjangkit, dan banyak cara untuk mencegah hal tersebut, selain itu ciri-cirinya juga harus dipahami agar dapat dideteksi sedini mungkin.

Berdasarkan berbagai informasi para ahli untuk mengatahui ciri-ciri kanker tersebut, diantaranya adalah dengan adanya benjolan pada payudara yang dapat diraba dengan tangan, dimana makin lama benjolan tersebut bisa semakin mengeras, dengan bentuk yang tidak beraturan.

Kemudian bentuk, ukuran atau berat salah satu payudara berubah, timbul benjolan kecil dibawah ketiak, keluar darah, nanah, kulit payudara mengerut seperti kulit jeruk, bentuk atau arah puting berubah.

Tidak hanya itu, berdasarkan data WHO, menjelaskan 78 persen kanker payudara terjadi pada wanita usia 50 tahun ke atas, dan enam persen lainnya terjadi pada mereka yang berusia kurang dari 40 tahun.

Meski demikian, masyarakat yang berusia 30 tahunan bukan berarti bebas dari penyakit tersebut, sehingga kesadaran akan bahata kanker tersebut harus terus ditingkatkan, sebab itu perlunya olah raga, makan buah dan sayur, serta tindak pencegahan lainnya harus terus dilakukan masyarakat.

Sehubungan dengan itu, selain kanker payudara di RSUP M Djamil Padang, juga tercatat pada awal tahun 2013 ini, adanya penderita sakit di bagian kepala atau specified injuries of head dengan jumlah 124 pasien, infeksi paru dengan jumlah pasien 119 orang, gagal jantung dengan jumlah pasien 97 orang, gagal ginjal dengan 90 pasien, dan dengue haemorrhagic fever (DHF) dengan jumlah pasien 77 orang.

"Itu merupakan sebagian kasus yang masuk ke rumah sakit ini, dan ditangani oleh dokter, disampai berbagai penyakit atau tindakan medis lain," ujarnya.

Rita menambahkan, pasien yang dirawat tersebut selain berasal dari Sumbar, juga ada dari Provinsi Jambi dan juga Riau.(ant)

BERITA LAINNYA
Hidup Sehat Cegah Diabetes
Sabtu, 25 Oktober 2014 | 19:40:48
2.000 Dokter di Riau Belum Tersebar Merata
Jumat, 24 Oktober 2014 | 16:29:15
Dinkes DKI Belum Berikan Izin Praktik Dokter Asing
Jumat, 24 Oktober 2014 | 15:30:18
Perokok Indonesia Teraktif Merokok daripada Cina
Jumat, 24 Oktober 2014 | 05:14:29
Gubernur Dukung PNS Ikut BPJS Ketenagakerjaan
Kamis, 23 Oktober 2014 | 17:16:31
Inilah Tanda-Tanda Ikan Asin Tak Beres
Kamis, 23 Oktober 2014 | 10:51:13
Pemkot Medan Tingkatkan Kemampuan Bidan Puskesmas
Rabu, 22 Oktober 2014 | 05:53:35
Udara di Palembang Sangat Berbahaya!
Rabu, 22 Oktober 2014 | 05:43:29
2 Pengungsi Sinabung Alami Gangguan Jiwa
Selasa, 21 Oktober 2014 | 22:10:38
Makan Jeruk Mampu Turunkan Berat Badan
Senin, 20 Oktober 2014 | 18:40:25
Penderita ISPA di Jambi Meningkat Setiap Pekan
Senin, 20 Oktober 2014 | 03:56:30
BERIKAN KOMENTAR
Top