MEDAN (EKSPOSnews): Pengetahuan masyarakat tentang stroke dinilai masih minim, akibatnya banyak penderita stroke yang tidak tertangani dengan baik.
Amri Amir mengatakan, stroke dewasa ini sudah menjadi satu dari tiga penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian.
Jumlah masyarakat yang terkena stroke pun dapat dikatakan terus mengalami peningkatan.
Banyak hal yang menyebabkan seseorang dapat terkena stroke, diantaranya adalah faktor darah tinggi, diabetes, stress, makanan berlemak, kurang olahraga, kurang tidur dan juga akibat rokok.
Tidak sedikit juga pasien stroke yang tidak ditangani dengan baik karena ketidaktahuan masyarakat terutama keluarga pasien bagaimana memperlakukan dan melayani penderita stroke tersebut.
"Bahkan tidak sedikit juga orang menderita stroke yang membuat orang kesal. Banyak keluarga yang mau menolong tapi tidak tahu bagaimana cara menanganinya," kata dokter yang bertugas di RSU Pirngadi Medan ini.
Ia mengatakan, pasien stroke membutuhkan pengobatan yang komprehensif, tidak hanya dari minum obat atau akupuntur, namun juga membutuhkan rehabilitasi medis.
Penyakit ini bukan saja diderita oleh mereka yang lanjut usia tapi juga sudah diderita kaum muda.
"Saat ini di RSU Pirngadi Medan sedikitnya 10 pasien stroke setiap hari, di klinik selalu ada satu atau dua orang. Ini menunjukkan penyakit ini semakin butuh penanganan serius," katanya.(an)