
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
PNS Diminta Netral dalam Pilkada Aceh
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Penjabat Gubernur Aceh Tarmizi A Karim mengingatkan segenap pegawai negeri sipil (PNS) di provinsi itu untuk bersikap netral di saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada).
"Bagi saya netralitas dalam pilkada tidak ada harga tawar. Saya harus berlaku adil dan netral, bahkan terhadap orang dekat dengan saya. Bagi PNS netralitas dalam pilkada sebagai harga mati," katanya pada apel perdana sebagai Penjabat Gubernur Aceh di hadapan ratusan PNS di Banda Aceh, Senin 13 Februari 2012. Ia mengimbau PNS agar selalu bersikap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis menjelang pilkada. Sebagai abdi negara PNS harus berpartisipasi aktif dalam menjaga perdamaian Aceh. "Tetaplah bersikap profesional dan tempatkanlah tugas dan tanggung jawab yang diembankan kepada PNS dengan sebaik-baiknya," kata dia. Tarmizi A Karim dilantik sebagai penjabat gubernur Aceh pada 8 Februari 2012, menyusul berakhirnya tugas gubernur/wakil gubernur definitif Irwandi Yusuf/Muhammad Nazar. Mantan penjabat gubernur Kalimantan Timur itu menambahkan, salah satu tugas besar yang menanti adalah penyelenggaraan pilkada yang aman, memfasilitasi proses pembangunan, serta mengkomunikasikan permasalahan dengan berbagai pihak di Aceh. Tarmizi juga menyatakan bahwa ketika baru saja tiba di Aceh setelah dilantik sebagai penjabat gubernur, ia menerima pesan singkat (SMS) yang berisi kekhawatiran pihak-pihak jika nanti dirinya akan memihak pada kelompok tertentu. "Saya tidak pernah berpikir ingin mengobrak-abrik saudara-saudara semua. Kalau saya punya waktu sekitar dua bulan, ingin membagi pengalaman saya selama 32 tahun di birokrasi pemerintah, termasuk amanah eselon 1 di tingkat pusat ketimbang mengobrak-abrik anda semua, itu jauh lebih bagus," katanya. Ia juga menegaskan tidak tidak mau membuat trik dan politisasi. "Saya seorang aparatur yang ditugaskan sementara waktu sampai terpilihnya gubernur definitif. Jangan melihat berlebih-lebihan pada saya, saya hanya penjabat," katanya. Tarmizi akan berupaya membangun sinergisitas untuk melahirkan proses pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tugas pokok yang dapat difasilitasi bersama agar pilkada berlangsung dengan baik yakni terciptanya situasi keamanan kondusif. "Saya optimistis dengan bantuan semua pihak dan kerja sama dengan Pangdam dan Kapolda yakin dapat melindungi masyarakat," kata penjabat gubernur Aceh.(antara)
BERITA TERKAIT:
|