Rabu, 23 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    KPU Karimun Contoh Penyelenggaraan Pemilu
    KARIMUN (EKSPOSnews): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menjadi proyek percontohan kesempurnaan penyelenggaraan Pemilu, khususnya mengenai sistem pendataan pemilih oleh International Foundation for Electoral Systems.

    "Kami tidak menyangka jika IFES (International Foundation for Electoral Systems) memilih KPU Karimun sebagai 'pilot project' penyelenggaraan Pemilu. Ini menjadi pemicu agar kami bekerja lebih baik dalam menyelenggarakan Pemilu pada masa mendatang," kata Ketua KPU Karimun Zulfikri di Tanjung Balai Karimun, Kamis 2 Februari 2012.

    Zulfikri mengatakan, IFES, sebuah lembaga survei Pemilu internasional sebelumnya telah mengundang tiga KPU kabupaten untuk memaparkan teknis pelaksanaan Pemilu pada 24-28 Januari 2012, khususnya mengenai sistem pendataan pemilih.

    Tiga KPU yang direkomendasikan KPU pusat, lanjut dia, adalah KPU Jembrana, Bali, KPU Tangerang Selatan, Banten dan KPU Karimun.

    "Memang pada Pemilu baik legislatif, presiden maupun bupati dan wakil bupati, jumlah pemilih ganda cukup kecil dan terbilang tidak ada masalah. Hal ini tidak lain karena kami berpegang teguh pada peraturan KPU serta gencarnya sosialisasi. Mungkin inilah yang menjadi penilaian bagi IFES," katanya.

    Sebagai tindak lanjut ditunjuknya KPU Karimun sebagai pilot project, lanjut dia, IFES telah menempatkan dua anggotanya untuk berkantor di Kantor KPU Karimun untuk mempersiapkan serta mengumpulkan data-data terkait rencana pelaksanaan simulasi Pemilu pada April 2012.

    Kedua orang yang ditugaskan itu adalah Engkun Ayatullah selaku Project Officer dan Ricky Richardo ahli Informasi Teknologi IFES.

    Simulasi Pemilu akan dilakukan di 10 tempat pemungutan suara serta melibatkan sepuluh petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) di Kelurahan Sei Raya dan Desa Pangke, Kecamatan Meral.

    "Data pemilih yang akan digunakan dalam simulasi itu adalah Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbaru, yaitu yang digunakan pada pemilihan kepala daerah pada 2011," jelas dia.

    Lebih lanjut dikatakannya, hasil simulasi Pemilu itu kemungkinan akan dijadikan contoh untuk daerah lain bahkan bukan tidak mungkin di negara lain mengingat IFES adalah lembaga survei internasional yang sering ditunjuk sebagai konsultan Pemilu pada banyak negara.

    "Kami senang jika penyelenggaraan Pemilu di Karimun benar-benar menjadi acuan di negara lain," katanya menambahkan.

    Project Officer IFES Engkun Ayatullah mengatakan, KPU Karimun terpilih sebagai pilot project karena dinilai sempurna dalam menerapkan sistem pendataan pemilih dibandingkan daerah lain walaupun wilayahnya memiliki medan yang sulit karena berpulau-pulau.

    "Kami memilih KPU Karimun berdasarkan penilaian karena sistem pendataan pemilihnya justru lebih baik dibandingkan wilayah daratan," katanya.

    Engkun mengatakan, hasil simulasi Pemilu pada April 2012 nanti akan dipelajari dan selanjutnya dijadikan model untuk daerah lain di Indonesia.

    "Simulasi pemilu ini merupakan program KPU pusat bekerjasama dengan IFES. Tujuannya untuk mencari format pendataan pemilih baru mengingat banyaknya kasus pemilih ganda dalam berbagai Pemilu di daerah," kata dia.(antara)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!