Rabu, 23 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Guru SMP Ikut Bertarung Balon Gubernur Aceh
    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Seorang wanita berprofesi sebagai guru SMP di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, mendaftar sebagai bakal calon wakil gubernur di daerah itu.

    Zulfinar yang guru SMP Unggul 1 Pidie itu mendaftar bersama pasangan Fakhrulsyah Mega. Pasangan itu mendaftar lewat jalur perseorangan ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh di Banda Aceh, Selasa 24 Januari 2012 jelang dini hari.

    Fakhrulsyah Mega dan Zulfinar mendatangi KIP Aceh sekitar pukul 23.15 WIB atau 45 menit sebelum pendaftaran pasangan bakal calon kepala daerah ditutup.

    Berbeda dengan pendaftaran bakal calon lainnya yang diantar ratusan pendukungan, pasangan itu hanya datang bersama sejumlah tim suksesnya.

    Kedatangan pasangan itu diterima Ketua KIP Aceh Abdul Salam Poroh didampingi tiga di antara enam anggota KIP Aceh yakni Tgk Akmal Abzal, Nurjani Abdullah, dan Robby Syah Putra.

    Zulfinar mengaku termotivasi mencalonkan diri karena ingin membangun mutu dunia pendidikan di Provinsi Aceh.

    "Saya mencalonkan bukan karena diajak, tetapi sepakat bersama Fakhrulsyah sebelumnya mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur," katanya.

    Fakhrulsyah mengaku bersama Zulfinar mendaftar bukan karena ikut-ikutan, tetapi ingin menyemarakkan demokrasi di Provinsi Aceh.

    "Selain itu, kami ingin membuktikan apakah calon dari kalangan wanita menjadi pilihan kaumnya. Sebab, lebih dari 50 persen pemilih adalah perempuan," ujarnya.

    Sebelum menyerahkan berkas pendaftaran, pasangan Fakhrulsyah dan Zulfinar menyebutkan, mereka turut membawa 220 ribu lembar fotokopi KTP yang merupakan syarat mencalonkan diri dari jalur perseorangan.

    "Kami membawa 220 ribu fotokopi KTP ini dalam 23 kardus. Dan kami siap diverifikasi faktual mengenai kebenaran dukungan tersebut," kata Fakhrulsyah.

    Akmal Abzal, anggota KIP Aceh, menyebutkan, jumlah syarat dukungan tersebut melebih angka minimal yang dipersyaratkan yakni 148 lembar fotokopi KTP.

    "Jumlah 148 ribu tersebut setara tiga persen dari 4,9 juta penduduk Aceh. Namun, sebelum menerima pendaftaran, kami akan periksa terlebih dahulu syarat dukungan tersebut," katanya.

    Namun setelah diperiksa, pasangan itu tidak melampirkan daftar rekapitulasi sebaran dukungan seperti yang diatur dalam teknis pendaftaran pasangan bakal calon perseorangan.

    "Syarat dukungan ini direkapitulasi mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten, sehingga diketahui besaran sebaran dukungan masyarakat," katanya.

    Oleh karena itu, kata dia, KIP Aceh meminta pasangan Fakrulsyah dengan Zulfinar memperbaiki daftar rekapitulasi itu sehingga sesuai aturan teknis yang telah ditetapkan.

    "Kami memberi waktu kepada pasangan ini memperbaiki daftar rekapitulasi hingga Rabu (25/1) sekitar pukul 09.00 WIB," kata Akmal Abzal.(antara)


    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!