Jangan Ulur Peresmian Bandara Kuala Namu

Kamis, 18 April 2013 | 01:48:23
MEDAN (EKSPOSnews): Bandara Internasional Kualanamu yang berlokasi di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara merupakan kebanggan masyarakat di daerah tersebut.

Namun, hingga kini bandara yang cukup besar dan canggih itu belum juga terealisasi peresmiannya, dan terus tertunda atau "diulur-ulur", sehingga masyarakat juga tidak sabar menunggunya.

Bahkan, diperkirakan sudah tiga kali penundaan peresmian bandara tersebut pada tahun 2013 ini, yakni bulan Maret, Juni dan Agustus.

Diharapkan, peresmian Bandara Internasional Kualanamu itu, sudah pasti pada September 2013 ini, tidak ada lagi alasan ditunda, karena bangunannya belum rampung.

Peresmian Bandara Internasional Kualanamu itu, sudah dianggap pasti pada akhir tahun ini, dan hanya menunggu waktu pelaksanaannya saja.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan, peresmian Bandara Internasional Kualanamu itu, jangan sampai tertunda lagi dan tetap dipastikan September 2013.

Bambang mengatakan, peresmian bandara internasional tersebut sudah beberapa kali mengalami penundaan karena bangunannya masih ada yang belum rampung.

Dia mengharapkan, pada September 2013, tidak ada lagi bangunan Bandara Kualanamu yang tidak selesai pengerjaannya dan seluruhnya harus rampung.

Dengan demikian, katanya, bandara kebanggaan masyarakat Sumatera Utara itu dan merupakan yang terbesar kedua setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, bisa dioperasionalkan tepat waktu.

"Yang pasti, September 2013, Bandara Internasional Kualanamu telah diresmikan pemakaiannya," ucap Bambang.

Wakil Menteri Perhubungan itu mengatakan, sebelum pengoperasian Bandara Internasional tersebut dilakukan, Pemerintah Indonesia akan mengirimkan surat berupa pemberitahuan kepada seluruh bandara yang ada di dunia agar dapat diketahui.

"Pemberitahuan beroperasionalnya Bandara Internasional Kualanamu itu harus disampaikan," kata Bambang.

Tinjau Kualanamu Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau perkembangan pembangunan Bandara Internasional Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dalam kunjungan itu, Jusuf Kalla didampingi anggota DPD RI asal Sumut Rahmat Shah dan Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga dan disambut GM Angkasa Pura II Said Ridwan.

Usai meninjau, Jusuf Kalla mengapresiasi perkembangan Bandara Kualanamu, termasuk desainnya yang modern dan dinilai sangat indah sehingga dapat memberikan rasa bangga bagi masyarakat Sumut.

"Sangat indah. Kalau selesai, ini akan menjadi airport terindah dan termegah di Indonesia," katanya.

Selain indah dan megah, Jusuf Kalla juga memuji desain Bandara Kualanamu yang modern dan memiliki banyak fungsi, terutama dengan keberadaan lokasi yang akan menjadi toko yang memperdagangkan berbagai kebutuhan penumpang.

Menurut dia, salah satu nilai modern Bandara Kualanamu tersebut dapat dilihat dari penggunaan dinding kaca sehingga cahaya mudah masuk pada siang hari. Dengan desain tersebut, pengelola Bandara Kualanmu nantinya tidak perlu menghidupkan lampu pada siang hari sehingga dapat menghemat penggunaan energi listrik.

Demikian juga dengan fungsional bagian dalam bandara untuk dijadikan toko sehingga dapat menjadi unsur pemasukan dalam pengelolaan infrastruktur penerbangan itu. Terkait rasa bangganya atas pembangunan Bandara Kualanamu tersebut, Jusuf Kalla menyatakan keinginannya untuk menghadiri peresmian nantinya. "Kalau diundang, saya pasti hadir," katanya.

Ketika ditanyakan tentang adanya keterlambatan atau penundaan operasional yang awalnya direncanakan pada Maret 2013, mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu menyatakan memakluminya.

Menurut dia, untuk infrastruktur yang digunakan jutaan orang, biasanya proses pembangunan akan lebih lambat jika sudah menyangkut masalah yang lebih detail.

Apalagi dengan keharusan terjaminnya unsur keselamatan sehingga banyak hal yang harus dipertimbangkan dan diselesaikan sebelum dioperasikan.

"Lebih baik sedikit terlambat dari pada mengurang faktor 'safety' (keamanan) dan kenyamanan," katanya.

Mengenai adanya keterlambatan pembangunan infrastruktur jalan menuju Bandara Kualanamu, ia menilai hal itu tidak perlu terlalu dipersoalkan.

Namun, ia mengharapkan Pemprov Sumut dapat membuat kebijakan yang lebih dapat diterima masyarakat dalam hal ganti rugi lahan, termasuk untuk sejumlah kepala keluarga yang masih bertahan di kawasan Bandara Kualanamu.

Untuk mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur yang direncanakan, mungkin Pemprov Sumut dapat mengeluarkan biaya lebih besar dengan harapan seluruh proses pembebasan lahan dapat dilakukan.

"Kalau harganya Rp1 juta, lalu diganti Rp1,5 juta tidak ada soal. Dua kali NJOP pun wajar saja," katanya.

Namun masyarakat dan kepala keluarga yang berada di sekitar kawasan Bandara Kualanamu juga diharapkan dapat mengalah untuk merealisasikan kepentingan umum yang lebih besar.

"Jangan kepentingan satu dua orang mengganggu harapan jutaan orang," katanya.

Selesai September Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, H Nurdin Lubis, mengatakan optimistis Bandara Kualanamu selesai pada September 2013.

Nurdin mengatakan, pengerjaan proyek bandara yang cukup megah tersebut hampir rampung dan tinggal sedikit lagi.

Bahkan, Bandara Kualanamu yang merupakan kebanggaan bagi masyarakat Sumut, juga merasa bangga dan banyak kemajuan dalam pengerjaan proyek besar tersebut.

"Kita tunggu saja kapan dilaksanakannya peresmian Bandara Kualanamu tersebut," ujar Nurdin.

Data yang diperoleh, luas area Bandara Internasional Kualanamu mencapai 1.365 hektare, area terminal 118.930 meter persegi (M2), kapasitas terminal 8.1 juta pax per tahun, luas area parkir 50.820 meter persegi (M2), gudang kargo seluas 13.000 meter persegi (M2) dan kapasitas parkir, 407 taksi, 55 bus dan 908 mobil.

Pengerjaan Bandara Internasional Kualanamu itu dilakukan oleh arsitektur putra-putra terbaik dari Indonesia dan peralatan yang digunakan juga cukup canggih.

Namun, karena berbagai alasan teknis, prasarana pengganti Bandara Polonia Medan ini belum bisa diresmikan sesuai dengan jadwal semula.(ant)

BERITA LAINNYA
Jalan Tol Dumai-Pekanbaru Mulai Dikerjakan Oktober
Senin, 18 Agustus 2014 | 14:04:19
Proyek PLTU Rengat Serap Rp62,6 M
Minggu, 10 Agustus 2014 | 19:06:45
Bandara Banyuwangi akan Tambah Terminal Jet Pribadi
Jumat, 8 Agustus 2014 | 22:38:59
Gawat, Jembatan Sei Wampu Terancam Runtuh
Jumat, 8 Agustus 2014 | 15:23:34
Pemerintah Aceh Diminta Bangun Terowongan
Selasa, 5 Agustus 2014 | 15:58:37
Kereta Api Trans Sulawesi Segera Dibangun
Minggu, 3 Agustus 2014 | 05:18:16
Kubu Raya Permudah Perizinan Pembangunan Perumahan
Sabtu, 2 Agustus 2014 | 06:26:32
Toko di Pangkalpinang Mulai Buka
Rabu, 30 Juli 2014 | 15:23:27
Pasar Tradisional di Pangkalpinang Masih Sepi
Selasa, 29 Juli 2014 | 15:18:40
PDAM Denpasar Pasang Pipa Distribusi
Selasa, 29 Juli 2014 | 10:14:25
BERIKAN KOMENTAR
Top