Rabu, 23 Mei 2012
Follow: 
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • Bentrok Lahan Perkebunan
    Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
    Jasa Marga Gandeng Pihak Ketiga Bangun Kota Mandiri
    NET
    Ilustrasi kota mandiri
    JAKARTA(EKSPOSnews): PT Jasa Marga (Persero) akan merambah ke bisnis properti seperti pembangunan kota mandiri. Operator dan investor jalan tol ini siap bermitra dengan perusahaan properti.

    Perseroan siap bekerja sama dengan pihak ketiga yaitu PT PP (Persero) dan Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER). Lahan siap berdiri perumahan dan kawasan industri.

    Menurut Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman, pada tahap awal JSMR akan memegang saham minoritas. Pertimbangannya, perseroan belum mampu menggarap bisnis properti secara utuh.

    "Karyawan bisanya jalan tol saja. Makanya kita ingin kembangkan, demi optimalisasi aset yang ada. Tahun pertama kami masih minoritas. Kita ajak mitra yang perpengalaman," kata Adit di Jakarta, Senin 30 Januari 2012.

    Menurut Direktur Pengembangan Bisnis Jasa Marga Abdul Hadi, lahan yang dikuasai saat ini mencapai 50 hektar. Bagi perseroan, idealnya untuk membangun kota mandiri harus memiliki lahan 200 hektar. Untuk mengembangkan bisnis non tol, perseroan menyiapkan dana Rp 150 miliar.

    Sementara itu, rencana pengembangan taman lalu lintas di Km 88 Cipularang terus berjalan. Jika memungkinkan, perseroan mengajak serta mitra untuk pembangunan pusat rekreasi seperti Ancol.

    "Ide awalnya adalah taman lalu lintas di Km 88 untuk mendidik anak dari kecil tertib," paparnya.

    Abdul Hadi masih menunggu hasil kajian dari konsultan dalam rangka pengembangan Km 88. Pertimbangan pembangunan rest area terpadu ini adalah wilayah Purbaleunyi strategis.

    "Ini berupa memberdayakan aset. Km 88 ini tanggung. Dari arah Jakarta, ada rest are km 57, jadi kecenderungannya langsung ke Bandung. Lokasi ini juga cukup luas," pungkas Abdul.

    Selain mengoptimalkan aset, masalah kenaikan traffic kendaraan yang tidak sebesar periode sebelumnya, diduga salah satu alasan Jasa Marga untuk mendiversifikasi usaha selain jalan tol. Pengembangan kota mandiri di dekat jalan tol menjadisalah rencana perseroan.(detikfinance)

    Share |
    Leave your comment.
    Name*:
    Email*:
    Website:
    Comment*:
    : * Type the captcha!