
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Pelindo Berharap Pemerintah Dukung Penambangan Dermaga di Belawan
NET
Pelindo 1MEDAN (EKSPOSnews): PT Pelabuhan Indonesia I berharap kepada pemerintah pusat agar mendukung rencana penambahan panjang dermaga sepanjang 350 meter di terminal peti kemas internasional Belawan Medan.
"Kami telah mengusulkan ke pemerintah agar bisa menambah panjang dermaga 350 meter lagi," kata Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Harry Sutanto di Medan, Sabtu 25 Juni 2011. Menurut dia, penambahan panjang dermaga di terminal peti kemas internasional Belawan atau "Belawan International Container Terminal/BICT" mendesak direalisasikan untuk mengantisipasi peningkatan kongesti atau antrean kapal di dermaga pelabuhan peti kemas terbesar di Sumatera itu. Manajemen Pelindo I semula berharap rencana pembangunan dermaga sepanjang 350 meter di BICT bisa terealisasi 2011 dengan menggunakan dana sekitar 30 juta dolar AS yang bersumber dari pinjaman luar negeri. Namun, lanjut dia, hingga kini belum juga ada jawaban konkrit dari calon investor untuk menyatakan kesediaan mendanai pembangunan dermaga sepanjang 350 meter tersebut. Sebagai gantinya, lanjut dia, Pelindo I Medan kini sedang membangun dermaga sepanjang 100 meter di BICT dengan menggunakan dana dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu sendiri. Pembangunan dermaga sepanjang 100 meter tersebut kini sedang dalam tahap pengerjaan. Bila pembangunan dermaga tersebut selesai dikerjakan, panjang dermaga di BICT akan bertambah menjadi 600 meter. "Pembangunan dermaga sepanjang 100 meter di BICT diharapkan nantinya dapat mengefisienkan waktu tunggu dan waktu sandar kapal," ujarnya. Harry menambahkan, pihaknya selama tiga tahun terakhir terus berupaya menambah sarana infrastuktur dan fasilitas teknologi di BICT dan beberapa pelabuhan lain di bawah pengelolaan Pelindo I, di antaranya Pelabuhan Dumai, Pekanbaru dan di Belawan logistic center. Untuk melengkapi infrastruktur dan fasilitas teknologi tersebut, pihak Pelindo I selama 2011 mengalokasikan dana investasi sebesar Rp1,9 triliun atau naik hampir 400 persen dibanding 2010. Asisten Corporate Secretary Humas Pelindo I, M Taufik Fadillah mengatakan, di BICT mulai Jumat (24/6) telah dioperasikan lima jenis alat bongkar muat peti kemas yang baru, yaitu dua unit "container crane", lima unit "rubber tyred gantry", lima unit head truck, dua unit "side loader" dan dua unit "harbour mobile crane". "Penambahan sarana dan fasilitas teknologi di BICT dan pelabuhan-pelabuhan lain di wilayah kerja Pelindo I tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memenuhi harapan pengguna jasa kepelabuhanan," ujarnya. (an)
BERITA TERKAIT:
|