Jum'at, 10 September 2010 |
Home  Property
Jumat, 12 Maret 2010 | 05:43:36
PD Pasar Jaya Belum Tahu Penyebab Kebakaran Pasar Senen

Ilustrasi
JAKARTA (EKSPOSnews):  Manajer Area 2 PD Pasar Jaya Ivo Edwin Aryanto menyatakan, pihaknya belum mengetahui penyebab terjadinya kebakaran di Pasar Inpres Senen Blok VI, Jakarta Pusat, pada Kamis dinihari, dan masih menunggu hasil penyelidikan pihak yang berwenang.

"Sampai saat ini penyidik dari pihak kepolisian belum memberi pernyataan resmi mengenai penyebab kebakaran. Saat ini biar kita tunggu tahap-tahap yang harus dilakukan pihak pemadam kebakaran dan kepolisian dalam menangani peristiwa ini," kata Ivo, Pasar Senen Blok III, Jakarta, Kamis (10/3).

Ia menjelaskan, saat ini pihak PD Pasar Jaya masih menunggu beberapa proses yang harus dilalui, baru selanjutnya bisa memutuskan langkah-langkah apa yang bisa dilakukan pedagang dan pihak PD Pasar Jaya.

Saat ini, menurut Ivo, tengah berlangsung tahap pendinginan oleh pihak pemadam kebakaran untuk mengamankan lokasi dari sisa-sisa bara api yang sulit padam.

Kemudian, katanya, tahap selanjutnya adalah penyidikan oleh pihak kepolisian. Setelah itu, baru pihak PD Pasar Jaya bisa melakukan tahap pembersihan.

Pada tahap pembersihan ini, kata dia, pihak PD Pasar Jaya akan melakukan pembersihan pada puing-puing sisa kebakaran, kemudian beberapa proses pengecekan bangunan secara teknis.

"Pengecekan ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan bangunan, kalau bangunan dinyatakan masih kuat, baru akan dilakukan tahap pembangunan bersama dengan pedagang," kata Ivo yang juga membawahi 13 pasar di Jakarta.

Proses ini juga telah dibicarakan oleh beberapa perwakilan pedagang yang menjadi korban kebakaran dan sepakat akan bermusyawarah dalam membangun pasar secara bersama-sama.

"Proses ini memakan waktu yang cukup lama, untuk sementara pihak PD Pasar Jaya akan melakukan tindakan bersama PLN untuk memutus kabel listrik agar aman dan setelah tahap pembersihan, pedagang bisa berjualan di belakang atau samping daerah pasar yang tidak terbakar," katanya.

Menurut dia, para pedagang akan tetap memilih untuk berdagang di daerah sekitar Pasar Inpres Senen Blok VI, karena tidak berkenan dipindahkan ke Ruko Pasar Kenari, yang memiliki 130 kios kosong dan memang tidak ada pemindahan ke pasar lain.

Namun, Arman, pedagang tas di Pasar Inpres Blok VI mengaku akan pindah berjualan ke ruko yang baru dibangun di sebelah pasar tersebut, yakni Pasar Senen Jaya. (ant)


Silahkan Beri Komentar.
Nama Anda*:
Email Anda*:
Website Anda:
Komentar Anda*:
: