Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Selasa, 22 Mei 2012
Follow: 
Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
 Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
 Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Telkom Tingkatkan Kapasitas Broadband
JAKARTA(EKSPOSnews): Operator telekomunikasi PT Telkom Tbk., tengah menggarap pembangunan jaringan infrastruktur fiber optik nasional dengan investasi sekitar Rp21,19 triliun hingga tahun 2015.

"Jaringan yang disebut Nusantara Super Highway (NSH) nantinya dapat meningkatkan kapasitas akses backbone dengan kecepatan 20Mbps-100 Mbps," kata Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah, di Jakarta, Rabu, 7 Desember 2011.

Menurut Rinaldi pembangunan infrastruktur backbone berupa fiber optik yang membentang dari Banda Aceh sampai dengan Kupang, masing-masing melingkari (ring) Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Denpasar dan Mataram (JaKa2LaDeMa).

Selanjutnya, rute terkahir yang akan diselesaikan adalah Mataram-Kupang dengan nama proyek Mataram-Kupang Cable System (MKCS) yang mulai beroperasi pada 2013.

"Kami telah mengoperasikan jaringan infrastruktur broadband Nasional sepanjang 26.299 km yang terdiri atas fiber optik backbone antarkota dan fiber optik dalam kota (regional metro)," ujarnya.

Bentangan ini mencakup Ring Sumatera sepanjang 6.891 km; Ring Jawa sepanjang 8.178 km; Ring Kalimantan sepanjang 4,293 km; Ring Sulawesi sepanjang 5.422 km serta Ring Bali- Nusra sepanjang 1.490 km.

Ia menjelaskan, dengan beroperasinya NSH maka setidaknya pada tahun 2015 terdapat total 13 juta "homepass" yang terbentang dari Sumatera hingga Papua, sementara sampai dengan tahun 2011 telah diselesaikan sekitar 1,75 juta homepass.

Dengan begitu ditambahkan Rinaldi, pada 2015 diharapkan sebanyak 497 kota di Indonesia akan terjangkau layanan true broadband.

Rinaldi menilai kebijakan strategis ini diambil untuk mengantisipasi persaingan dalam industri telekomunikasi dan informasi yang semakin ketat, sehingga Telkom perlu keluar dari "red ocean" dalam connectivity menjadi fokus kepada bisnis yang berbasis broadband.

True broadband diutarakan Rinaldi sudah dimanfaatkan di berbagai bidang, seperti pendidikan dengan Jaringan Pendidikan Nasional (Jardiknas), kesehatan (e-Health), finansial pada aplikasi pengiriman uang (remittance), video conference yang dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Rinaldi mencontohkan pemanfaatan infrastruktur true broadband yang juga menjadi bagian dari area pertumbuhan bisnis IME Telkom, melalui Mobile Broadband, Home Digital Environment, Machine to Machine dan Cloud Computing.

"Layanan Mobile Broadband yang dapat dinikmati masyarakat dalam waktu dekat antara lain Telkom Digital Mall (Tedi Mall), yaitu salah satu portal sebagai sarana untuk mengakses berbagai macam konten maupun aplikasi dalam kelompok layanan informasi, media dan edutainment," katanya.

Layanan ini dapat diakses melalui komputer (Internet), mobile terminal (smartphone dan tablet) maupun melalui televisi, Layanan lain yang disiapkan adalah Indonesia Wifi, yaitu hotspot untuk mempermudah publik mengakses internet di berbagai tempat.(antara

Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb