Sabtu, 04 September 2010 |
Home  Ragam
Rabu, 2 Desember 2009 | 17:11:10
Gerakan Perempuan Menanam dan Pelihara Pohon di Simalungun

Humas Pemkab Simalungun
Wakil Bupati Simalungun Pardamean Siregar menyerahkan bibit pohon kepada siswa
SIMALUNGUN(EKSPOSnews): Pemkab Simalungun bekerjasama dengan LSM Save Lake Toba Community (SLTC) dari Jakarta, GOW (Gabungan Organisasi Wanita) dan masyarakat melaksanakan gerakan menanam pohon di wilayah kawasan Danau Toba di Nagori Tigaras Kecamatan Dolok Pardamean, Selasa (1/12). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan gerakan perempuan menanam dan memelihara pohon.

Kepada Dinas Kehutanan Simalungun Amran Sinaga mengatakan, kegiatan ini antara lain bertujuan untuk mendorong semua elemen masyarakat termasuk para guru dan anak sekolah khususnya kaum perempuan dalam rangka memberhasilkan gerakan menanaman pohon Indonesia sebagai program pemerintah sesuai dengan Keppres 24 tahun 2008.

Sebanyak 20.000 batang bibit pohon pinus, 15.000 ribu bibit durian, 10.000 bibit pete dan 5.000 batang binit pohon alpokat yang akan di tanam di daerah-daerah yang menjadi sumber tangkapan air danau toba yang merupakan tujuan wisata di daerah ini.

Penasehat GOW Simalungun diwakili Ny. Mahrum Sipayung mengatakan, pelaksanaan kegiatan gerakan perempuan menanam dan memelihara pohon, merupakan kepedulian wanita terhadap lingkungan akibat terjadinya pemanasan global.

Pelaksanaan kegiatan ini juga secara nasional dilaksanakan oleh tujuh organisasi wanita yang di bawah binaan ibu negara Ny. Nani Yudhoyono. Kegitan ini diharapkan akan memberikan motovasi bagi masyarakat di tanah air untuk bersama-sama peduli akan kelestarian lingkungan dimanapun berada.

Sejak tiga tahun terakhir ini gabungan organisasi wanita telah menanam hampir 32 juta pohon  dan menebar sebanyak 42 juta benih ikan air tawar. Penanaman dan penebaran benih ikan ini diharapkan padalima tahun kedepan dapat diambil hasilnya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Bupati Simalungun Pardamean Siregar menyambut baik sekaligus mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh kaum perempuan di daerah ini. Apalagi kegiatan ini bertujuan untuk menjaga lingkungan akan tetap lestari.

Dampak dari pemanasan global, menggugah bagi setiap insan di dunia ini untuk melakukan tindakan-tindakan dalam penanggulangannya. Seperti gerakan yang dilakukan tujuh gababungan organisasi wanita di tanah air dan SLTC. Selain untuk penanggulangan akbitan pemanasan global, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu merehabilitasi lahan-lahan kritis di daerah ini khususnya di kawasan danau toba.

Disamping itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat  akan pentingnya fungsi ekologis dan nilai  ekonomis pohon sebagai sumber ekonomi keluarga jangka panjang, menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap lingkungan secara umum dan danau toba secara khusus serta mendorong semangat bagi anak-anak sekolah untuk ikeut berpartisipasi menanam dan memelihara pohon.(rel)


Ada 1 Komentar Pembaca Tentang Berita ini
Good, good. Patut dicontoh. asal sering2 saja begini dan terus berlanjut. Jangan panas2 taik ayam.

Silahkan Beri Komentar.
Nama Anda*:
Email Anda*:
Website Anda:
Komentar Anda*:
: